Gunakan Listrik Bersih, Institut Teknologi PLN Jadi Kampus Energi Hijau Pertama di Jakarta
JAKARTA, investortrust.id - Institut Teknologi (IT) PLN menjadi kampus pertama di Jakarta yang secara penuh menggunakan energi hijau dengan penggunaan Renewable Energy Certificate (REC) dan kehadiran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Hal tersebut menjadi upaya IT PLN dalam mendukung akselerasi transisi energi di Indonesia menuju Net Zero Emission (NZE) 2060.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, layanan REC merupakan bentuk nyata PLN dalam mendorong penggunaan energi bersih di berbagai sektor termasuk sektor pendidikan. Penjualan REC ini juga memperkuat posisi PLN dalam mendukung daya saing industri nasional dengan memberikan opsi energi yang ramah lingkungan.
“REC merupakan salah satu inovasi produk hijau yang dimiliki PLN, di mana REC juga ada untuk validasi suatu perusahaan atau instansi, bahwa tenaga listrik yang digunakan berasal dari energi listrik hijau dan terverifikasi,” kata Darmawan dalam keterangan tertulis, Jumat (13/9/2024).
Baca Juga
Gunakan Layanan REC, PLN Pasok Listrik Hijau 8.978 MWh untuk Uniqlo Indonesia
Layanan listrik bersih atau REC, menurut Darmawan, dapat memudahkan pelanggan untuk mengakses penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) yang transparan, akuntabel, dan diakui secara internasional. Setiap sertifikat REC membuktikan listrik yang digunakan berasal dari pembangkit EBT.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, Lasiran menjelaskan, IT PLN tercatat menggunakan energi sebesar 915 Megawatt hour (MWh), artinya seluruh konsumsi listrik di kampus IT PLN menggunakan energi hijau yang dipasok dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cirata.
“Langkah IT PLN dalam menggunakan REC adalah langkah konkret yang patut dicontoh. Hal tersebut sejalan dengan komitmen PLN untuk menghadirkan layanan listrik yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” imbuh Lasiran.
Tidak hanya menggunakan energi hijau, lanjut Lasiran, IT PLN juga telah dilengkapi dengan SPKLU Medium Charging berkapasitas 25 kilowatt (kW). SPKLU ini dioperasikan melalui aplikasi PLN Mobile untuk memudahkan pengguna kendaraan listrik dalam mengisi daya baterai dengan cepat dan efisien.
Baca Juga
Pasokan Listrik EBT Terus Bertambah, Terbaru PLN Siapkan Operasikan PLTA Ini
“Dengan hadirnya SPKLU di IT PLN, jumlah total SPKLU di Jakarta kini mencapai 155 unit, yang tersebar di berbagai lokasi strategis untuk mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik,” tambah dia.
Rektor IT PLN, Iwa Garniwa turut menyoroti pentingnya keterlibatan sektor pendidikan dalam mendorong transisi energi di Tanah Air. Dengan penggunaan REC dan fasilitas SPKLU, menurutnya, kampus ini menunjukkan langkah maju dalam mewujudkan institusi pendidikan yang ramah lingkungan dan berkontribusi pada pengurangan emisi karbon di Jakarta.
“IT PLN berkomitmen untuk terus mendukung penggunaan energi terbarukan sebagai bagian dari pendidikan berkelanjutan. Kami berharap langkah ini dapat menginspirasi institusi pendidikan lain untuk ikut serta dalam upaya pelestarian lingkungan,” pungkas Iwa.

