Sukses Kembangkan Potensi Budaya dan Wisata, Desa Sejahtera Astra Bugisan Dikunjungi Wakil Menteri PPPA
Poin Penting
|
KLATEN, investortrust.id – Kesuksesan Desa Sejahtera Astra Bugisan di Klaten, Jawa Tengah mengembangkan wisata berbasis budaya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat turut menarik perhatian pemerintah. Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan mengunjungi desa binaan PT Astra International Tbk tersebut.
Veronica Tan berkunjung untuk melihat langsung praktik pemberdayaan masyarakat yang mengandalkan kekuatan budaya lokal dan peran aktif perempuan. Kunjungan yang berlangsung pada Rabu (12/8/2026) itu dipusatkan di Paseban Candi Kembar, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan. Veronica Tan didampingi Head of Environment & Social Responsibility Astra, Diah Suran Febrianti dan Penggerak Desa Sejahtera Astra Bugisan, Rudi Riono.
Setiba di lokasi, Veronica disambut pertunjukan Gejog Lesung yang menjadi salah satu identitas budaya desa. Ia kemudian diajak mengenal berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dikelola perempuan setempat dan menyaksikan beragam aktivitas budaya yang menjadi bagian konsep living culture yang dikembangkan desa wisata tersebut.
Tak hanya melihat dari dekat, Veronica juga ikut merasakan sejumlah kegiatan yang sehari-hari dilakukan masyarakat, mulai dari proses pembuatan emping, menikmati jamu tradisional, hingga melukis topeng dan membuat ecoprint. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari paket wisata edukatif yang menawarkan pengalaman langsung kepada wisatawan.
Baca Juga
Menpar Kunjungi Desa Sejahtera Astra Kemiren, Perkuat Pengembangan Desa Wisata Berbasis Budaya
Selain sektor pariwisata, Veronica meninjau upaya penguatan ketahanan pangan yang dikembangkan masyarakat melalui lahan percontohan. Kawasan tersebut mencakup area persawahan, budidaya itik petelur dan lele, serta pengelolaan maggot Black Soldier Fly (BSF) yang mendukung pengelolaan limbah sekaligus sumber pakan ternak.
Desa Sejahtera Astra Bugisan berada di sisi selatan Candi Plaosan dan mengusung konsep community-based tourism. Potensi budaya, kerajinan lokal, seni tradisional, serta wisata edukasi menjadi daya tarik utama yang dikembangkan bersama masyarakat.
Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto mengungkapkan, sejak mendapatkan pendampingan melalui Program Desa Sejahtera Astra pada 2022, desa ini terus memperkuat kapasitas pariwisata, mengembangkan UMKM, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Program itu juga mencakup bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan yang telah memberikan manfaat kepada 3.154 warga, termasuk lebih dari 200 perempuan,” kata Boy dalam keterangan resmi yang diterima investortrust.id, Kamis (13/8/2026).
Menurut Boy Kelana, dampaknya terlihat pada peningkatan kinerja ekonomi desa. Pendapatan sektor wisata naik 56,3%, dari Rp491 juta pada awal pendampingan menjadi Rp767 juta. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata berbasis masyarakat dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan warga.
Dia menjelaskan, melalui Program Desa Sejahtera Astra, Astra terus berupaya mendorong masyarakat mengembangkan berbagai potensi lokal yang dimiliki agar dapat memberikan nilai tambah dan manfaat yang berkelanjutan.
“Kami percaya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memperkuat kemandirian desa serta membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat. Upaya ini sejalan dengan komitmen Astra dalam mendukung pembangunan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan,” papar dia.
Baca Juga
Kisah Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia yang Kini Menjadi Sentra Sayuran di Sulsel
Pendampingan yang dilakukan Astra, kata Boy Kelana, juga mencakup penguatan layanan Posyandu dan edukasi gizi ibu dan anak, pelestarian aksara Jawa dan budaya lokal, peningkatan kapasitas pelaku wisata, pengelolaan sampah terpadu, budidaya maggot, lele, dan bebek, hingga penanaman pohon budaya Dluwang.
“Di bidang ekonomi, masyarakat didorong mengembangkan UMKM melalui penguatan merek produk, digitalisasi pemasaran, serta penyusunan paket wisata berbasis pengalaman yang mengangkat kehidupan dan tradisi masyarakat setempat,” tutur dia.
Boy menambahkan, konsistensi Desa Sejahtera Astra Bugisan dalam mengembangkan potensi desa juga berbuah sejumlah penghargaan. Desa ini masuk dalam 50 Desa Wisata Terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022, menyabet Juara II Nasional Kampanye Sadar Wisata Kementerian Pariwisata pada 2023, serta meraih penghargaan sebagai Desa Wisata dengan Pemberdayaan Masyarakat Terbaik.
Pengalaman Desa Bugisan, menurut Boy Kelana, menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha dapat mengubah potensi lokal menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan memberi manfaat bagi generasi mendatang.

