Desa Sejahtera Astra Desa Les Tumbuh melalui Pelestarian Budaya, Lingkungan, dan Pemberdayaan Masyarakat
Poin Penting
|
BULELENG, investortrust.id - Di tengah perkembangan industri pariwisata dan modernisasi, desa dapat tumbuh melalui pelestarian budaya, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Hal itu dibuktikan oleh Desa Sejahtera Astra Desa Les di Buleleng, Bali Utara.
“Melalui program Desa Sejahtera Astra, Desa Sejahtera Astra Desa Les berkembang menjadi desa wisata berbasis masyarakat yang tetap mempertahankan identitas lokal dan keberlanjutan alamnya,” kata Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto dalam keterangan resmi yang diterima investortrust.id, Rabu 910/6/2026).
Boy Kelana mengungkapkan, Desa Sejahtera Astra Desa Les merupakan salah satu desa pesisir yang memiliki bentang alam lengkap, dari perbukitan hijau, dataran subur, hingga garis pantai yang dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan pertanian, perikanan, dan produksi garam tradisional.
“Desa ini juga memiliki berbagai potensi wisata alam dan budaya, mulai dari wisata pesisir, wisata air terjun, hingga aktivitas masyarakat berbasis komunitas yang mendukung pengembangan desa wisata berkelanjutan,” tutur dia.
Baca Juga
Astra Serahkan Rumah Layak Huni dan Luncurkan EcoBiz Desa Sejahtera Astra di Garut
Boy menjelaskan, sejak desa itu bergabung dalam program Desa Sejahtera Astra pada 2024, berbagai program pengembangan masyarakat dijalankan melalui empat pilar kontribusi sosial Astra, yaitu pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan kewirausahaan.
Program tersebut, menurut Boy, telah menjangkau lebih dari 800 masyarakat, mendorong peningkatan pendapatan masyarakat setempat sebesar 25%, menyerap puluhan tenaga kerja baru, serta membantu penyerapan pasar terhadap produk lokal hingga 100%.
“Melalui Desa Sejahtera Astra, kami percaya bahwa pembangunan desa tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga bagaimana menjaga keseimbangan antara kemajuan, kelestarian lingkungan, serta identitas budaya yang dimiliki Masyarakat,” tegas dia.
Boy Kelana mengemukakan, kolaborasi yang dijalankan melalui Desa Sejahtera Astra diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, tetapi juga menjaga keseimbangan antara kemajuan, pelestarian lingkungan, dan identitas budaya desa agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan untuk hari ini dan masa depan Indonesia.
Dia menerangkan, pada bidang kesehatan, masyarakat desa bersama kader kesehatan aktif mendukung kesehatan ibu dan anak melalui kegiatan Posyandu, edukasi kehamilan, hingga pemberian makanan tambahan rutin untuk anak stunting dan gizi buruk.
Adapun pada bidang pendidikan, kata Boy, generasi muda Desa Sejahtera Astra Desa Les didorong untuk mengenal dan mengembangkan potensi desanya melalui kelas bahasa Inggris dan pengembangan kapasitas pariwisata guna mempersiapkan local guide bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Desa Sejahtera Astra Desa Les.
Baca Juga
Gelar ‘Astra Women Network 2026’, Astra Kembangkan Kepemimpinan Perempuan di Lingkungan Grup
“Melalui program kelas alam yang melibatkan 15 peserta dari jenjang SD hingga SMA atau SMK, generasi muda Desa Sejahtera Astra Desa Les mulai tumbuh lebih percaya diri untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris dalam keseharian,” papar dia.
Boy Kelana menambahkan, pada bidang lingkungan, masyarakat Desa Sejahtera Astra Desa Les aktif melakukan konservasi dan transplantasi terumbu karang, pengelolaan sampah berbasis warga, hingga produksi pupuk kompos untuk menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir desa.
Melalui program Les Grow, menurut dia, masyarakat mulai menginisiasi edukasi pengelolaan dan pemilahan sampah sejak dari rumah. Sampah daun kemudian diolah menjadi pupuk kompos yang dimanfaatkan untuk kebun terpadu yang dikelola tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) desa.
“Sebagian hasilnya juga dipasarkan kembali kepada masyarakat sehingga turut memberikan nilai ekonomi tambahan bagi warga,” tutur dia.
Sementara itu, pada bidang kewirausahaan, masyarakat Desa Sejahtera Astra Desa Les masih mempertahankan tradisi pembuatan garam tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. “Menggunakan metode alami dan proses tradisional, masyarakat Desa Sejahtera Astra Desa Les dapat menghasilkan 2-3 ton garam per panen yang dipasarkan ke berbagai daerah,” ujar Boy.
Baca Juga
Didukung ‘Cashback’ AstraPay, Astra International (ASII) Ajak Karyawan Naik Transportasi Umum
Boy menyatakan, pengembangan potensi desa juga diperkuat melalui kerja sama dengan BUMDes Giri Segara dalam pemasaran produk unggulan desa dan pengembangan UMKM lokal, termasuk kerja sama dengan Pemprov Bali dengan permintaan pembelian garam sekitar 1 ton per bulan atau setara Rp25 juta per bulan.
“Hal itu menunjukkan bagaimana tradisi lokal dapat berkembang menjadi potensi ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat desa,” tandas Boy Kelana.
Boy mengatakan, berbagai upaya pengembangan desa berbasis masyarakat dan keberlanjutan tersebut turut membawa Desa Sejahtera Astra Desa Les meraih penghargaan Juara Umum Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 dari Kementerian Pariwisata.
Dia menegaskan, semangat Astra untuk terus berkolaborasi dengan masyarakat seperti di Desa Sejahtera Astra Desa Les sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.

