Luncurkan B50, Prabowo: Jangan Berhenti, kalau Bisa B60
JAKARTA, investortrust.id - residen Prabowo Subianto meluncurkan program mandatori biodiesel 50% atau B50 di Rest Area KM 57 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Kamis (9/7/2026). Dalam sambutannya, Presiden Prabowo memerintahkan jajarannya untuk terus mengembangkan biodiesel. Bahkan, Prabowo berharap dapat menuju implementasi B60.
“Teruskan jangan berhenti di B50, kalau bisa B60,” kata Prabowo.
Baca Juga
Kepala Negara meminta Kementerian ESDM dan PT Pertamina untuk mempercepat kajian dan persiapan menuju B60. Dalam kesempatan itu, Prabowo bahkan menanyakan target implementasi B60.
“Bulan apa B60?” tanya Prabowo.
Menurutnya, penerapan B50 mampu mengurangi pengeluaran Indonesia untuk impor energi hingga mencapai US$ 10 miliar atau sekitar Rp 170 triliun.
“Bayangkan kita sekarang sudah bisa menghemat devisa uang keluar Rp 170 triliun. USD$10 miliar dolar kita hemat. Kita hemat di sini (B50) US$ 10 miliar," katanya.
Untuk itu, Prabowo menyatakan, pemerintah terus mendorong percepatan penggunaan biodiesel sejak sebelum dilantik sebagai presiden. Setelah menjabat, Prabowo melanjutkan upaya tersebut dengan meminta jajarannya meningkatkan bauran biodiesel dari B40 bahkan hingga menargetkan B100.
“Tapi menteri-menteri saya meyakinkan saya, ‘Pak, dengan B50 saja kita sudah tidak impor solar lagi dari luar negeri’. Jadi ini adalah suatu prestasi bangsa yang luar biasa,” ujarnya.
Dikatakan, peluncuran B50 merupakan tonggak penting menuju kemandirian energi nasional. Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan kebijakan mandatori biodiesel B50.
"Ini bukan sekadar pencapaian teknologi, ini adalah bukti bahwa Indonesia mampu memanfaatkan kekayaan alamnya sendiri untuk kepentingan rakyatnya sendiri,” katanya.
Baca Juga
Prabowo Ungkap Tim BRIN dan TNI Temukan Cadangan Emas dan Mineral Jumbo di Papua
Untuk itu, Prabowo mengapresiasi seluruh jajaran yang telah berupaya keras mewujudkan B50. Bahkan, Prabowo meminta Mensesneg Prasetyo Hadi mencatat para pihak yang telah berjasa mewujudukan hal tersebut untuk mendapat penghargaan.
"Saya ingin memberi tanda kehormatan bintang penghargaan kepada mereka. Yang dapat bintang semuanya pangkatnya sudah tinggi, bukan soal pangkat, soal pekerjaan, jasa, hasil untuk bangsa dan negara. B50 ini hasil besar untuk bangsa dan negara dan rakyat," tegasnya.
