Bahlil Pastikan Cadangan BBM Aman di Tengah Geopolitik karena di Atas Batas Minimum
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman karena saat ini melebihi batas minimum.
“Kepada seluruh masyarakat Indonesia yang saya cintai, cadangan BBM kita semuanya di atas standar minimum nasional. Baik itu solar maupun bensin, termasuk dengan gas, avtur, LPG,” kata Bahlil dalam konferensi pers, Selasa (31/3/2026).
Baca Juga
Viral Isu Pembatasan Pembelian BBM pada 1 April, ESDM: Belum Ada Keputusan
Bahlil tidak memungkiri bahwa ketegangan geopolitik yang terjadi di Timur Tengah telah membuat banyak masyarakat Indonesia menjadi khawatir terhadap ketahanan energi nasional. Pasalnya, ketegangan geopolitik tersebut membuat Selat Hormuz ditutup.
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran energi paling strategis di dunia yang dilalui sekitar 20% perdagangan minyak dunia. Meski begitu, Bahlil memastikan bahwa kondisi BBM Indonesia tetap aman.
“Artinya, sekali pun kita tahu semua bahwa ketegangan geopolitik yang belum kita tahu kapan selesai dan beberapa negara lain telah melakukan berbagai macam kebijakan dalam rangka efisiensi negaranya, kita bersyukur kepada Allah SWT atas petunjuk dan arahan Bapak Presiden, cadangan BBM kita semuanya di atas standar minimal nasional,” sebut Bahlil.
Baca Juga
Harga BBM Non-Subsidi Berpotensi Naik 5–10%, Hipmi hingga Akademisi Sebut Wajar di Tengah Geopolitik
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Posko Nasional Ramadan-Idulfitri Sektor ESDM Erika Retnowati menyampaikan, selama periode Ramadan-Idulfitri rata-rata ketersediaan BBM nasional tahan selama 20 hari. Jika dirincikan, gasoline (bensin) memiliki ketahanan di atas 20 hari, sedangkan untuk gasoil (solar) tahan hingga 18 hari.
“Namun, kalau seperti Pertamina Dex itu bahkan sampai sekitar 40 hari, kemudian avtur itu sekitar 30 hari, itu selama periode posko seperti itu gambarannya. LPG rata-rata sekitar 11,6 hari rata-rata ya,” ucap Erika.

