Soal Kebijakan WFH, ATSI Yakin Operator Siap Antisipasi Lonjakan Trafik
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) merespons rencana kebijakan work from home (WFH) yang tengah disiapkan pemerintah. Industri telekomunikasi menyatakan akan mengikuti aturan yang ditetapkan.
Direktur Eksekutif ATSI Marwan O Baasir menegaskan pihaknya patuh terhadap regulasi jika kebijakan itu diberlakukan. “Kami ATSI mengikuti aturan dan norma peraturan yang ada,” ujarnya saat dihubungi investortrust.id, Senin (30/3/2026).
Kebijakan WFH menjadi bagian dari langkah mitigasi risiko dinamika global. Pemerintah dijadwalkan mengumumkan kebijakan tersebut pada, Selasa (31/3/2026) malam WIB.
Rencana ini sebelumnya dibahas dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto. Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut membahas strategi ekonomi dan energi.
Baca Juga
Dari sisi industri telekomunikasi, WFH dinilai berpotensi mendorong peningkatan trafik data seperti saat pandemi COVID-19. ATSI pun optimistis operator seluler siap menghadapi lonjakan tersebut.
“Semoga siap meng-handle trafik WFH dan membantu masyarakat bekerja dari rumah seperti waktu COVID-19 yang lalu,” sambung Marwan.
Meski demikian, ATSI belum berbicara banyak terkait strategi komersial. Termasuk kemungkinan promo untuk mendukung kebijakan WFH.
“Kita tunggu aturannya dulu dan soal promo kita serahkan ke mekanisme market,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah menegaskan kebijakan WFH akan diterapkan secara adaptif. Langkah ini diharapkan menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global.

