Pemerintah Siapkan WFH Jumat, Purbaya: Hemat BBM dan Tak Ganggu Produktivitas
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Pemerintah tengah mematangkan rencana kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) yang rencananya akan diterapkan pada hari-hari tertentu.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberi sinyal bahwa kebijakan ini kemungkinan besar dilakukan pada Jumat guna menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).
Baca Juga
Pemerintah Kaji WFH Satu Hari Sepekan untuk ASN, Mendagri: Kita Sudah Punya Pengalaman Covid-19
Purbaya mengungkapkan bahwa skema WFH ini sedang dalam tahap rapat intensif di tingkat Kemenko Perekonomian dan dipantau langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
"WFH ini sudah dimonitor langsung oleh Pak Presiden. Rencananya segera diumumkan oleh Pak Menko Perekonomian. Kami masih rapat terus, besok juga ada rapat lagi," ujar Purbaya kepada awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Purbaya menjelaskan, pemilihan hari Jumat sebagai WFH dinilai strategis karena posisinya sebagai "hari terjepit" sebelum akhir pekan. Dari sisi fiskal, kebijakan ini diharapkan mampu memberikan penghematan belanja energi negara tanpa mengorbankan roda ekonomi.
"Pasti ada penghematan BBM, meskipun detail persentasenya fluktuatif tergantung harga minyak dunia. Namun, saya pastikan produktivitas total tidak akan terganggu. Untuk sektor manufaktur yang butuh operasional terus-menerus dan pelayanan publik, tetap berjalan seperti biasa," tegasnya.
Baca Juga
Kementerian PU Siap Terapkan WFH Setelah Pengumuman Resmi dari Airlangga
Pemerintah optimistis kebijakan ini dapat menjadi solusi efisiensi energi di tengah tantangan ekonomi global, sembari tetap menjaga kualitas layanan kepada masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pemerintah segera menetapkan kebijakan WFH dalam waktu dekat. “Pokoknya akan ditetapkan bulan ini,” kata Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

