PLN Siagakan 4.769 SPKLU untuk Mudik Lebaran 2026
Poin Penting
|
BATANG, Investortrust.id - PT PLN (Persero), badan usaha milik negara (BUMN) di sektor kelistrikan, menyiapkan ribuan infrastruktur pengisian kendaraan listrik untuk memastikan kelancaran perjalanan masyarakat selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri 2026, khususnya di jalur mudik utama seperti Tol Trans Jawa.
Direktur Distribusi PLN Arsyadany G. Akmalaputri bersama jajaran manajemen meninjau langsung kesiapan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di sejumlah titik strategis di Jawa Tengah sebagai bagian dari upaya memastikan keandalan layanan selama musim mudik.
Dalam kunjungan tersebut, Arsyadany meninjau SPKLU center di rest area 275A Tegal dan Rest Area 343 Batang. Kedua lokasi ini merupakan bagian dari lima titik SPKLU Center di Jawa Tengah, bersama dengan rest area 319B Pemalang, SPKLU Center Krapyak Semarang, dan Rest Area 438A Bawen.
Ia menyampaikan bahwa PLN berkomitmen menghadirkan layanan pengisian daya andal dan nyaman bagi pengguna kendaraan listrik. “Di sini kami mengunjungi rest area 275A, ada 10 nozzle, ada 8 unit SPKLU. Tadi saya sudah berkomunikasi dengan pengunjung yang melakukan pengecasan, mereka merasa nyaman karena mengecasnya juga sangat mudah,” ujarnya.
Baca Juga
Infrastruktur Kendaraan Listrik Makin Masif, SPKLU Naik 44% Tembus 4.655 Unit
Menurutnya, fasilitas pendukung, seperti posko dan lounge yang nyaman turut meningkatkan pengalaman pengguna selama menunggu proses pengisian daya di rest area.
Secara nasional, PLN bersama mitra telah menyiapkan 4.769 unit SPKLU di 3.097 lokasi. Sebanyak 1.681 unit di antaranya berada di jalur mudik Trans Sumatera–Jawa–Bali, dengan rata-rata jarak antar SPKLU sekitar 22 kilometer, sehingga memberikan kemudahan akses bagi pemudik kendaraan listrik.
SPKLU center dirancang sebagai pusat pengisian daya dengan kapasitas besar dan fasilitas lebih lengkap dibandingkan SPKLU reguler. Infrastruktur ini dilengkapi teknologi ultra fast charging, yakni sistem pengisian daya berkecepatan tinggi yang memungkinkan waktu pengisian lebih singkat dibandingkan metode fast charging biasa.
Selain itu, SPKLU center memiliki kapasitas 10 hingga 20 slot parkir untuk pengisian secara bersamaan, sehingga dapat mengurangi potensi antrean di rest area yang padat. Fasilitas lainnya mencakup layanan operasional 24 jam serta teknologi simultaneos charger yang memungkinkan satu perangkat mengisi dua kendaraan listrik sekaligus.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah Bramantyo Anggun Pambudi menyatakan bahwa seluruh infrastruktur di wilayahnya telah melalui proses pengecekan menyeluruh. “Saat ini terdapat 305 unit SPKLU di 192 lokasi di Jawa Tengah. Seluruh unit telah melalui proses pengecekan dan pengujian agar dapat beroperasi dengan optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa PLN juga menyiapkan 79 unit SPKLU di 24 rest area sepanjang Tol Trans Jawa wilayah Jawa Tengah, yang terdiri dari berbagai tipe pengisian, mulai dari ultra fast charging hingga standard charging.
Untuk mengantisipasi kondisi darurat, PLN menyiagakan 3.606 personel serta 2 unit SPKLU mobile yang dapat digunakan apabila pengguna kendaraan listrik mengalami kendala selama perjalanan.
Baca Juga
PLN Siagakan 439 SPKLU di Jalur Mudik Jatim-Bali pada Lebaran 2026
Salah satu pengguna kendaraan listrik, Bintang, mengaku terbantu dengan keberadaan SPKLU center di jalur mudik. “Pengisian dayanya cukup cepat dan fasilitasnya juga nyaman. Dengan adanya SPKLU center seperti ini, perjalanan mudik menggunakan kendaraan listrik jadi lebih tenang,” ujarnya.
PLN mengintegrasikan seluruh layanan SPKLU dengan aplikasi PLN Mobile melalui fitur Trip Planner dan AntreEV. Fitur ini memungkinkan pengguna merencanakan rute perjalanan, menemukan lokasi SPKLU terdekat, serta memantau antrean pengisian secara real-time.
Selain itu, PLN menyediakan layanan darurat 24 jam melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, serta layanan pesan singkat untuk memastikan pelanggan mendapatkan bantuan dengan cepat selama periode mudik.

