Arus Bali–Jawa Padat Jelang Lebaran, ASDP Terapkan Operasi Khusus di Gilimanuk
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Arus penyeberangan di lintas Bali–Jawa meningkat menjelang Lebaran 2026. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama pihak kepolisian dan pemangku kepentingan menerapkan pengaturan operasional guna mempercepat pergerakan kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo menyatakan, percepatan operasional dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan dan mengurai antrean menuju pelabuhan.
“Berbagai langkah percepatan operasional terus kami lakukan bersama stakeholder, mulai pengaturan lalu lintas di jalur antrean hingga optimalisasi layanan penyeberangan, agar arus kendaraan tetap bergerak dan antrean dapat segera terurai,” kata Heru dalam keterangan resmi, dikutip Senin (16/3/2026).
Berdasarkan pantauan lapangan pada 16 Maret 2026 pukul 14.00 Wita, lanjut Heru, kepolisian menerapkan pola lalu lintas satu arah (oneway) dalam radius sekitar 4,5 km untuk mempercepat pergerakan kendaraan menuju pelabuhan. Selain itu, kendaraan kecil dialihkan menuju buffer zone kargo guna mengurangi kepadatan di jalur utama menuju pelabuhan.
Dari sisi operasional penyeberangan, ASDP menerapkan pola operasi sangat padat dengan mengoperasikan 35 kapal di lintasan Pelabuhan Ketapang–Pelabuhan Gilimanuk.
Baca Juga
Tol Gilimanuk-Mengwi dan Sentul-Karawang Mulai Digarap Tahun Depan
Selain itu, skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) diterapkan di dermaga MB1, MB4, dan LCM sehingga kapal yang tiba dapat langsung melakukan proses bongkar muatan dan kembali berlayar tanpa melakukan pemuatan kendaraan.
Terpisah, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyebut, pemerintah terus mengoptimalkan langkah operasional untuk mengurai kepadatan kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk melalui koordinasi antara BPTD Bali, kepolisian, operator kapal, otoritas pelabuhan, aparat keamanan, dan pemerintah daerah.
“Kementerian Perhubungan terus memastikan layanan transportasi berjalan aman, lancar, dan terkendali, serta mendorong percepatan langkah operasional di lapangan agar kepadatan kendaraan dan penumpang dapat segera terurai,” kata Dudy saat ditemui di Jakarta, Senin (16/3/2026).
Dia menambahkan, Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana dan Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Aan Suhanan telah ditugaskan untuk memantau langsung kondisi operasional di Pelabuhan Gilimanuk.
Data Posko Angkutan Lebaran mencatat arus penyeberangan dari Bali menuju Jawa pada H-6 mengalami peningkatan. Total penumpang tercatat 80.416 orang atau naik 33,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 60.099 orang.
Jumlah kendaraan roda dua tercatat 18.306 unit atau naik 52,7% dibandingkan tahun lalu sebanyak 11.987 unit. Kendaraan roda empat tercatat 5.044 unit atau meningkat 9,2% dari tahun lalu 4.620 unit.
Adapun jumlah bus tercatat 945 unit atau naik 39% dibandingkan tahun lalu 680 unit. Sementara truk tercatat 1.590 unit atau turun 13,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.835 unit.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Bali ke Jawa pada H-6 mencapai 25.885 unit atau meningkat 35,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 19.122 unit.
Baca Juga
Menteri PU Ungkap Tol Gilimanuk–Mengwi Sepi Investor, Kok Bisa?
Berdasarkan pantauan hari ini pukul 14.00 Wita, ekor antrean kendaraan berada di sekitar km 15 dengan kondisi antrean terpotong-potong seiring pengaturan lalu lintas dan proses penyerapan kendaraan menuju kawasan pelabuhan.
General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko menuturkan, perseroan terus meningkatkan kapasitas layanan dan mempercepat proses penyeberangan agar antrean kendaraan dapat segera terurai.
“ASDP berkomitmen mengoptimalkan operasional kapal dan dermaga agar arus kendaraan terserap maksimal. Kami juga mengimbau pengguna jasa untuk mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama,” tutupnya.

