Seusai Disidak Meutya Hafid, Meta Sowan ke Kantor Kemenkomdigi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah mempertegas komitmen platform digital global untuk mematuhi regulasi nasional. Hal itu disampaikan dalam pertemuan antara Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Viada Hafid saat menerima perwakilan Meta Platforms di Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Meta mengirimkan pejabat kebijakan publik regional yang diutus kantor pusat global, yakni Rafael Frankel. Hal ini merupakan lanjutan dari sidak di kantor Meta pekan lalu
Baca Juga
Wamenkomdigi Desak Meta Ungkap Dalang Penyebar Konten 6 Grup Menyimpang di Facebook
.
Pertemuan ini membahas peningkatan kepatuhan Meta terhadap regulasi digital di Indonesia. Pemerintah juga menekankan pentingnya perlindungan pengguna, khususnya anak-anak.
Meutya mengatakan seluruh platform digital yang beroperasi di Indonesia wajib mematuhi aturan nasional. Pemerintah juga menuntut platform aktif melindungi masyarakat dari berbagai risiko di ruang digital.
“Saya memastikan sidak (inspeki mendadak) kemarin terhadap kantor Meta bukan simbolik dan akan dan harus ada perbaikan. Pertemuan ini membahas langkah-langkah peningkatan kepatuhan terhadap regulasi Indonesia, termasuk penguatan sistem perlindungan pengguna dan mekanisme koordinasi yang lebih cepat antara platform dan pemerintah,” ujar Meutya dalam keterangan resmi, Sabtu (14/3/2026).
Pemerintah juga menyoroti maraknya disinformasi di platform digital. Salah satunya terkait hoaks kesehatan serta penipuan keuangan berbentuk scam yang semakin masif.
Baca Juga
Disidak Kemenkomdigi, Meta Janji Tingkatkan Keamanan Platform
Menurut Meutya, isu tersebut menjadi perhatian serius pemerintah. Karena itu, koordinasi antara platform digital dan pemerintah perlu diperkuat.
“Pemerintah Indonesia terbuka untuk berdialog dengan semua platform digital, tetapi prinsipnya jelas: setiap perusahaan yang beroperasi di Indonesia harus menghormati dan mematuhi regulasi yang berlaku,” tutup politisi Golkar itu.

