Gandeng Parto.id, Kadin Indonesia Luncurkan K-GoStore
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meluncurkan platform toko digital K-GoStore Kadin Grosir Store dengan menggandeng PartoID. Platform ini diinisiasi untuk membangun ekosistem perdagangan digital yang menghubungkan pemasok UMKM dengan para pembeli, baik pelaku UMKM lainnya maupun SPPG.
Kesepakatan (MoU) kedua pihak menjadi bagian dari upaya Kadin Indonesia dalam memperkuat konektivitas rantai pasok dan mempercepat distribusi produk UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Selamat kepada Parto.id dan Kadin Indonesia untuk kerja sama ini. Mudah-mudahan berhasil dan sesuai dengan apa yang kita harapkan,” ujar Kepala Satgas MBG Gotong Royong Kadin Indonesia Chandra Tirta Wijaya, Menara Kadin Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026).
Sementara itu CEO PT Affan Technology Indonesia (Parto.id) Ikhsan Setia Budi mengaku merasa terhormat atas kepercayaan yang diberikan Kadin Indonesia melalui Satgas MBG.
“Bagi kami, momentum hari ini bukan sekadar peluncuran sebuah platform digital. Lebih dari itu, hari ini menandai dimulainya sebuah kolaborasi strategis antara ekosistem dunia usaha yang dipimpin oleh Kadin dan teknologi digital yang dikembangkan PartoID,” papar Ikhsan.
Baca Juga
Kadin Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi dan Spiritual di Tengah Gejolak Global
Dia menilai, Indonesia memiliki potensi ekonomi yang sangat besar dengan jutaan pelaku usaha, rantai pasok yang luas, serta sumber daya melimpah yang menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, tantangan yang dihadapi saat ini adalah bagaimana menghubungkan seluruh potensi tersebut dalam satu ekosistem yang lebih efisien.
Ia menekankan bahwa distribusi harus semakin cepat, rantai pasok lebih terintegrasi, serta para pelaku usaha semakin terkoneksi. Dalam hal ini, teknologi diharapkan dapat menjadi penghubung utama kebutuhan-kebutuhan tersebut.
Melalui K-GoStore, PartoID bersama Kadin Indonesia berupaya menghadirkan platform yang mampu menghubungkan berbagai pelaku usaha dalam ekosistem yang lebih efisien, transparan, dan terstruktur.
Ikhsan juga menilai inisiatif ini sejalan dengan visi MBGnomics yang diinisiasi Kadin Indonesia. Pasalnya, program makan bergizi gratis dinilai tidak hanya memiliki dampak sosial, tetapi juga berpotensi besar menggerakkan ekonomi melalui sektor pertanian, industri pangan, UMKM, logistik, hingga rantai pasok nasional.
Baca Juga
Dorong Regulasi Bongkar Muat Pro Investasi, Kadin Gelar FGD 'Ship to Ship Transfer'
Dalam konteks tersebut, K-GoStore diposisikan sebagai platform digital yang dapat memperkuat konektivitas ekosistem MBGnomics secara lebih terintegrasi, efisien, dan terukur.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan teknologi digital dapat melahirkan ekosistem ekonomi baru yang lebih inklusif serta membuka peluang yang lebih besar bagi pelaku usaha di Indonesia.

