Jelang Lebaran, ESDM Jamin Stok LPG hingga Listrik Aman dan Distribusi Tetap Lancar
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Pemerintah memastikan ketersediaan energi nasional dalam kondisi aman selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Melalui Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), distribusi LPG, gas bumi, hingga listrik dipantau secara intensif untuk menjamin kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Erika Retnowati mengatakan, pemerintah bersama badan usaha energi telah menyiapkan berbagai infrastruktur distribusi guna menjaga stabilitas pasokan energi selama periode mudik dan libur Lebaran.
Baca Juga
Di sektor LPG, Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi bersama Pertamina juga telah menyiagakan infrastruktur distribusi yang memadai. Pemerintah menyiapkan 40 terminal LPG, 757 stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE), serta 6.662 agen LPG untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.
“Prognosa ketahanan stok LPG dalam kondisi aman dan kondisi LPG ini dipertahankan tetap stabil selama periode Ramadan dan Idul Fitri serta kesiapan agen dan pangkalan LPG siaga 24 jam khususnya di wilayah dengan demand tinggi. Proyeksi penyaluran LPG selama periode posko diprediksi mengalami kenaikan 4% dibandingkan dengan rata-rata penyaluran normal,” ungkap Erika di kantor BPH Migas, Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Sementara itu, pada sektor gas bumi, subholding gas Pertamina yakni PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memastikan distribusi gas tetap berjalan lancar bagi berbagai segmen pelanggan.
PGN menyalurkan gas kepada lebih 3.290 pelanggan komersial dan industri, lebih 2.900 pelanggan kecil, serta lebih 818.000 sambungan rumah tangga. Selain itu, pasokan juga dialirkan ke lebih dari sembilan pembangkit listrik, termasuk milik PT PLN (Persero).
“Distribusi gas tersebut didukung jaringan pipa sepanjang 33.400 kilometer, 13 stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG), tiga fasilitas mobile regasification unit (MRU), serta tiga terminal LNG yang tersebar di 18 provinsi dan 74 kabupaten/kota,” terangnya.
Meski demikian, selama periode Ramadan dan Idulfitri tahun ini, volume niaga gas diperkirakan mengalami penurunan sekitar 4,8% dibandingkan realisasi periode yang sama pada 2025.
Baca Juga
Pemerintah Pastikan Pasokan BBM Aman Selama Periode Lebaran, Konsumsi Bensin Diprediksi Naik 12%
Di sektor ketenagalistrikan, pemerintah juga memastikan pasokan listrik nasional berada dalam kondisi aman selama periode Lebaran. Prognosa sistem kelistrikan nasional menunjukkan beban puncak selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026 diperkirakan mencapai 47.198 megawatt, dengan daya mampu pasok sebesar 51.608 megawatt sehingga terdapat cadangan daya sekitar 4.410 megawatt atau 9,3%.
“Proyeksi pada hari H Idulfitri juga aman dengan beban puncak sebesar 35.017 megawatt dan daya mampu sebesar 51.967 megawatt sehingga terdapat cadangan total sebesar 16.950 megawatt atau 48,4%. Pada tanggal hari H Idulfitri diproyeksikan beban puncak tumbuh 5,46% dari 2025, tetapi lebih rendah 29% dari hari-hari normal,” sebut Erika.

