Stasiun Bogor hingga Jakarta Kota Diprediksi Padat Saat Libur Lebaran 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memprediksi Stasiun Bogor, Jakarta Kota, hingga Rangkasbitung akan mengalami kepadatan penumpang pada periode libur panjang Lebaran 2026, tepatnya mulai H+2 Lebaran (22 Maret 2026).
“Kalau kita lihat secara data volume penumpang pada 2025, ini kita asumsikan akan terjadi kondisi yang sama. Yang padat itu ada di Bogor, kemudian Rangkasbitung, Jakarta Kota. Jadi rata-rata stasiun-stasiun yang memang menjadi tujuan wisata,” kata Vice President Corporate Secretary KCI, Karina Amanda saat ditemui di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, peningkatan mobilitas masyarakat biasanya mulai terjadi setelah hari pertama Lebaran, seiring dengan aktivitas masyarakat yang memanfaatkan libur untuk berwisata. “Biasanya kalau masyarakat itu punya kebutuhan mobilisasi itu berwisata mulai dari H+1 setelah hari pertama Lebaran,” tutur Karina.
Baca Juga
Untuk mengantisipasi potensi penumpukan penumpang di stasiun, lanjut Karina, pihaknya menyiapkan prosedur pengaturan arus penumpang di area stasiun yang diperkirakan ramai.
Karina menyebut, operasional perjalanan commuter line tetap mengikuti pola perjalanan sesuai dengan hari operasi, termasuk saat periode libur Lebaran. “Kalau untuk perjalanan, kita tetap akan mengikuti pola perjalanan sesuai dengan hari. Jadi ketika hari libur, memang kita sesuaikan dengan pola perjalanan hari libur,” ucap dia.
Selain itu, pihaknya juga menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) pengaturan alur penumpang di stasiun-stasiun yang berpotensi padat.
“Namun, secara prosedur di area-area stasiun yang biasanya padat penumpang, kita sudah mempersiapkan SOP untuk pengaturan flow penumpang. Sehingga apabila memang nanti ada antrean penumpang, tetap itu bisa diatasi dengan optimum tanpa mengurangi kenyamanan maupun keselamatan dari pengguna penumpang,” ujar Karina.
Dia menambahkan, tidak ada perubahan jarak waktu antar-perjalanan kereta (headway) meski volume penumpang diperkirakan meningkat selama periode libur Lebaran. “Enggak, enggak ada perubahan,” tegas Karina.
Disamping itu, KCI turut menyiapkan 1.149 perjalanan commuter line yang akan mengangkut 50 juta lebih penumpang pada periode Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.
Karina menuturkan, 1.149 perjalanan kereta setiap hari itu akan melayani di wilayah Jabodetabek, Merak, serta menuju Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) guna menopang kebutuhan liburan masyarakat di peakseason tersebut.
“KAI Commuter menyediakan kapasitas angkut sebanyak 50.244.436 orang atau lebih banyak 4% dari kapasitas angkut tahun lalu,” imbuh Karina.
Untuk layanan commuter line atau kereta rel listrik (KRL) di Jabodetabek, lanjut Karina, KCI akan mengoperasikan 1.065 perjalanan setiap hari dengan total kapasitas angkut mencapai 47.059.996 penumpang.
Baca Juga
Proyek KRL Gerbangkertasusila Jatim Dikebut, Lelang Digelar 2027
Karina menyebut, jumlah pengguna commuter line Jabodetabek selama periode Angkutan Lebaran diperkirakan mencapai 18.972.445 orang. “Angka tersebut meningkat sebesar 1% dari capaian pengguna pada Angleb tahun sebelumnya,” ujar dia.
Selain itu, KCI juga mengoptimalkan layanan commuter line menuju bandara dan lintas Merak. Untuk layanan menuju Bandara Soetta, tersedia 70 perjalanan setiap hari dengan total kapasitas angkut 415.616 penumpang. "Kami memproyeksikan sekitar 145.963 orang akan menggunakan layanan tersebut untuk menuju bandara selama masa mudik Lebaran," pungkas Karina.

