Hashim: Program 3 Juta Rumah Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi ke 7%
Poin Penting
|
KABUPATEN BEKASI, investortrust.id — Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan, Hashim Djojohadikusumo menyatakan, pembangunan hunian dalam skala besar alias program 3 juta rumah berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 1,5–2%.
“Kita sudah perkirakan, kalau nanti semua jalan sesuai keinginan kita ya - 3 juta rumah apartemen kalau bisa setiap tahun --ini kita bisa dapat 1,5 sampai 2%. Kalau sekarang pemerintah 5,3% (pertumbuhan ekonominya), dari perumahan kita bisa dapat sampai 7%,” kata Hashim saat konferensi pers groundbreaking rusun subsidi Meikarta, Kabupaten Bekasi, Minggu (8/3/2026).
Baca Juga
Danantara Siap Kucurkan Rp 16 Triliun untuk 18 Tower Rusun Subsidi Meikarta
Selain itu, Hashim menyebut proyek-proyek hilirisasi Danantara juga berpotensi memberikan tambahan pertumbuhan ekonomi sekitar lebih dari 1%. Ihwal itu, ia menilai kombinasi program pembangunan perumahan dan proyek hilirisasi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga sekitar 8% per tahun.
“Dari proyek-proyek hilirisasi mungkin bisa tambah 1%, mungkin lebih. Itu saya kira kita sudah bisa capai 8% per tahun,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Hashim didampingi oleh CEO Danantara Rosan P Roeslani, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Founder Lippo Group Mochtar Riady, Founder dan Ketua Yayasan Pelita Harapan James Riady, Chairman of Lippo Group John Riady meninjau lokasi groundbreaking rusun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Minggu (8/3/2026) sore.
Turut hadir dalam prosesi tersebut, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya N Bakrie, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mewakili Gubernur Jawa Barat, Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, Direktur Utama (Dirut) PT PP (Persero) Tbk (PTPP) Novel Arsyad, serta jajaran masing-masing lembaga.
Baca Juga
Rusun subsidi Meikarta akan dibangun di tiga kawasan dengan luas masing-masing sekitar 10 hektare (ha).
Pengembang Meikarta menawarkan tiga tipe unit, yakni satu kamar tidur untuk tipe 25 dan 27, dua kamar tidur (tipe 35 & 37), dan tiga kamar tidur (tipe 45). Secara keseluruhan, proyek yang merupakan aset PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) ini akan menghasilkan total 141.000 unit apartemen subsidi atau setara 54 tower.

