Bos VinFast Waspadai Kondisi Geopolitik Global, Harga Mobil Berpotensi Terdampak
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Produsen mobil listrik VinFast mewaspadai dampak konflik geopolitik global terhadap industri otomotif. Eskalasi global dinilai berpotensi memengaruhi rantai pasok hingga harga kendaraan di masa depan.
CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto mengatakan saat ini pihaknya belum melihat gangguan langsung terhadap bisnis di Indonesia. Namun dinamika global tetap menjadi faktor yang terus dipantau.
“Saat ini kami belum bisa mengonfirmasi, tapi peluang segala kemungkinan itu pasti ada,” ujar pria yang akrab disapa Kerry itu saat acara di Jakarta, Kamis (5/3/2025).
Ia juga menilai eskalasi geopolitik dapat memengaruhi kondisi supply chain yang menjadi salah satu variabel penting dalam industri otomotif. Gangguan pada rantai pasok berpotensi berdampak pada biaya produksi dan harga kendaraan.
Baca Juga
“Eskalasi global, kondisi supply chain apakah terganggu dan sebagainya, itu yang terus kami monitor,” sambungnya. Alumni Taruna Nusantara itu menambahkan hingga saat ini belum ada gangguan signifikan terhadap operasional perusahaan.
Meski demikian, perusahaan tetap berhati-hati terhadap perkembangan situasi global. Konflik geopolitik antara Iran vs Amerika Serikat dan Israel yang berkepanjangan dapat memicu tekanan pada industri otomotif dunia.
Kerry pun menekankan pentingnya penguatan rantai pasok lokal untuk mengurangi ketergantungan terhadap faktor eksternal. Strategi ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas bisnis dalam jangka panjang.
“Hal itu juga menekankan pentingnya local supply chain. Jadi kita akan terus monitor dan berharap kondisi global segera stabil,” tutupnya.

