Tarif Trump Bikin Emas Antam (ANTM) Makin Bersinar
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Kamis (26/2/2026) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 3,039 juta atau naik Rp 6.000 dari Rabu (25/2/2026) Rp 3,023 juta per gram seiring lonjakan permintaan di tengah kekhawatiran inflasi akibat tarif impor Amerika Serikat (AS) dan memanasnya kembali ketegangan geopolitik antara Washington dan Teheran.
Adapun rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) sebelumnya di level Rp 3,168 juta per gram yang dicetak pada Kamis 29 Januari 2026. Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,818 juta atau naik Rp 16.000 dari sebelumnya Rp 2,802 juta.
Baca Juga
Tekanan Tarif AS dan Penguatan Dolar Gerus Harga Emas Antam (ANTM)
Harga emas Antam bergerak di tengah harga emas dunia yang menguat pada Rabu (25/2/2026). Harga emas spot naik 1,1% menjadi US$ 5.202,28 per ons, sementara kontrak berjangka emas AS pengiriman April ditutup sekitar 1% lebih tinggi di US$ 5.226,20. Kenaikan tersebut terjadi ketika pasar merespons kombinasi risiko inflasi dan ketidakpastian global.
Kebijakan tarif kembali menjadi sorotan setelah Pemerintah Amerika Serikat mulai memberlakukan tarif impor global sementara sebesar 10% pada Selasa (24/2/2026). Seorang pejabat Gedung Putih menyebut pemerintahan Presiden Donald Trump tengah mengkaji kenaikan tarif menjadi 15%.
Dalam pidato kenegaraannya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa hampir semua negara dan perusahaan ingin mempertahankan perjanjian tarif dan investasi yang ada dengan Washington.
Ia juga menegaskan tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir, sekaligus membuka peluang langkah militer jika diperlukan. Di sisi lain, Iran dan AS dijadwalkan menggelar putaran ketiga pembicaraan nuklir pada Kamis di Jenewa.
Baca Juga
Emas Antam (ANTM) Menguat Rp 40.000 di Tengah Ketidakpastian Tarif Trump
Emas selama ini dipandang sebagai aset lindung nilai saat ketidakpastian meningkat. Instrumen ini tidak memberikan imbal hasil seperti obligasi, tetapi cenderung menguat ketika suku bunga rendah dan tekanan inflasi naik.
Pada 29 Januari 2026, harga emas sempat mencetak rekor tertinggi di US$ 5.594,82 per ons. Sepanjang tahun berjalan, logam mulia ini telah naik sekitar 20%, mencerminkan kuatnya arus dana ke instrumen safe haven.
Bank of America dalam riset terbarunya menilai laju penambahan eksposur investor terhadap emas mulai melambat. Meski demikian, ketidakpastian tarif dapat membatasi potensi koreksi harga.
Bank of America memperkirakan harga emas berpotensi mencapai US$ 6.000 per ons dalam 12 bulan ke depan.
Datar harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,569 juta
- Emas 1 gram: Rp 3,039 juta
- Emas 2 gram: Rp 6,018 juta
- Emas 3 gram: Rp 9,002 juta
- Emas 5 gram: Rp 14,970 juta
- Emas 10 gram: Rp 29,885 juta
- Emas 25 gram: Rp 74,587 juta
- Emas 50 gram: Rp 149,095 juta
- Emas 100 gram: Rp 298,112 juta
- Emas 250 gram: Rp 745,015 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,489,820 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,979,600 miliar.

