Kemenkop Perluas Akses Ekspor Koperasi dan UKM, dari Kopi hingga Sambal Pecel
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) yang sudah berhasil ekspor terus memperluas pasar. Ia menyatakan Kementerian Koperasi (Kemenkop) bakal mendukung serta membantu koperasi dan UKM yang berhasil menembus pasar internasional.
“Pada teman-teman yang sudah punya kapasitas untuk menembus pasar ekspor, tentu kita akan dorong supaya bisa memperluas pasarnya,” kata Ferry saat memberikan sambutan dalam acara anugerah Top 50 Koperasi dan UKM Ekspor Award 2026 di kantor Kementerian Koperasi (Kemenkop), Jakarta, dikutip Kamis (12/2/2026).
Ferry menyatakan Kemenkop siap mendukung koperasi dan UKM yang berhasil ekspor di pasar domestik. Ia menjamin, puluhan ribu Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes) Merah Putih setelah dibangun nanti akan menampung barang-barang produksi koperasi dan UKM tanah air yang telah mapan.
“Saya akan jamin itu lah yang akan kita prioritaskan untuk dijual di Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih,” tutur Ferry.
Baca Juga
Pada kesempatan tersebut, Ferry menyerahkan penghargaan kepada puluhan koperasi dan UKM yang berhasil ekspor. Ajang penghargaan itu digelar Peluang Media Group kepada 50 koperasi dan UKM ekspor.
Pemimpin Peluang Media Group, Irsyad Muchtar mengatakan, puluhan koperasi dan UKM itu mengekspor bermacam-macam komoditas mulai kopi, rempah-rempah, rumput laut, kerajinan dan furniture, fesyen, hingga produk kuliner.
Menurutnya, capaian ekspor itu bukan hal yang mudah karena harus memenuhi berbagai syarat mulai sertifikasi standar mutu internasional, produksi yang konsisten, hingga persaingan harga dengan kompetitor global.
“Prosesnya cukup rumit dan berliku, sehingga capaian ini layak diapresiasi,” kata Irsyad.
Berdasarkan data kementerian Perdagangan (Kemendag), nilai ekspor produk UKM Indonesia tembus US$ 57,61 juta atau Rp 947,4 miliar dengan kurs Rp 16.445 per 1 dollar AS.
Melalui kegiatan ini, pihaknya bermaksud memberikan informasi kepada masyarakat terkait keberhasilan koperasi dan UKM mencapai pasar internasional. “Meningkatkan citra positif koperasi dan UKM Indonesia, serta memberi inspirasi bagi generasi muda,” kata dia.
Baca Juga
Wamenkop Intip Koperasi Ponpes di Medan, Suplai Bahan MBG ke 3.650 Penerima Manfaat
Di antara UKM yang mendapat penghargaan adalah CV Domba Tri Tunggal dari Bali yang mengekspor biji kopi premium ke China, PT Siam Lil Anugrah - Lichan dari Bogor mengekspor sambal pecel ke India. Lalu, CV Khaira Buana Mas - KhumKhum dari Yogyakarta mengekspor keripik jamu ke Australia dan CV. Kirey Natural Taruno Abadi - Gulanee dari Yogyakarta mengekspor gula kelapa ke Macau dan New Zealand.
Sementara sejumlah koperasi yang mendapatkan penghargaan, antara lain Koperasi Kriya Inovasi Mandara (KIM) – Penajam Paser Utara dari Kalimantan Timur yang memproduksi cocopeat dan cocofiber ke China, Korea Selatan, Jepang, dan AS.
Lalu, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sidomulyo yang memproduksi kopi robusta dan arabika ke Mesir, Singapura, Brunei, dan Hong Kong. Kemudian, Kopsen Sari Buah Kopi dari Garut yang mengekspor biji kopi khusus arabika ke Belanda.

