Kopdes Merah Putih akan Dukung 'Gentengisasi' arahan Prabowo
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan dukungannya terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai program gentengisasi yang melibatkan koperasi sebagai penggeraknya. Ia pun secara spesifik menyebut arahan Prabowo terkait gentengisasi akan didukung melalui program 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.
"Salah satu arahan penting dari Presiden Prabowo adalah mengenai gentengisasi, di mana atap-atap rumah yang sebelumnya menggunakan seng, diharapkan diganti dengan genteng. Ini adalah salah satu kesempatan besar bagi koperasi-koperasi untuk memproduksi genteng sendiri dengan bahan yang lebih ringan dan berkualitas," ujar Ferry dalam pidatonya pada acara penghargaan Top 50 Koperasi & UKM Ekspor Award 2026 di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Ferry menekankan Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia diharapkan dapat mengambil peran dalam memproduksi genteng sebagai bagian dari program penguatan ekonomi berbasis koperasi. Program ini tidak hanya akan memberikan dampak langsung kepada masyarakat desa, tetapi juga mendukung upaya pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada impor dan mengembangkan industri lokal.
Baca Juga
Dukung Program 'Gentengisasi' Pemerintah, Asaki Siap Ekspansi Bangun Pabrik Baru
"Kami ingin koperasi-koperasi di desa ini tidak hanya menjadi saluran distribusi, tetapi juga menjadi produsen barang yang dibutuhkan masyarakat. Salah satu langkah konkret yang dapat dilakukan adalah dengan memproduksi genteng sendiri. Kami yakin, ini akan membuka peluang kerja bagi masyarakat desa dan turut memperkuat perekonomian di tingkat lokal," tambahnya.
Program gentengisasi diharapkan dapat mengurangi penggunaan atap berbahan seng yang banyak diimpor dan menggantinya dengan genteng yang lebih ramah lingkungan dan tahan lama. Ferry juga menyampaikan bahwa koperasi-koperasi yang ada saat ini harus berkolaborasi untuk memastikan keberlanjutan proyek ini, serta menyukseskan kebijakan gentengisasi yang akan mempengaruhi banyak desa di seluruh Indonesia.
Lebih lanjut, Ferry Juliantono juga mengungkapkan bahwa Kopdes Kelurahan Merah Putih akan memainkan peran sentral dalam distribusi produk lokal, termasuk genteng, sembako, obat, dan produk-produk UMKM lainnya. Pembangunan fisik dan fasilitas koperasi desa telah mencapai 30.000 titik yang direncanakan siap operasional pada bulan April mendatang.
“Tidak hanya dalam produksi genteng, kami juga mendorong koperasi-koperasi untuk memproduksi berbagai barang lainnya yang dibutuhkan masyarakat, seperti kecap, sabun, hingga produk makanan. Ini adalah bagian dari upaya memperkuat daya saing koperasi dan UMKM di pasar domestik,” jelasnya.

