Ketum Kadin: Program Pemerintah Dongkrak Daya Beli dan Pertumbuhan Ekonomi Akhir 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie menanggapi terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal IV-2025 sebesar 5,39%. Anindya menilai, capaian ini dihasilkan karena daya beli masyarakat mulai menunjukan penguatan pada periode tersebut.
"Di kuartal IV (2025) terlihat mulai menggeliat. Program-program pemerintah sudah berjalan dan membantu konsumsi domestik naik,” ujar Anindya saat ditemui di Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Sejalan dengan itu, Anindya Bakrie menyebutkan, sejumlah program inisiatif pemerintah seperti pembangunan infrastruktur, sektor pendidikan, hingga program makanan bergizi gratis juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan konsumsi domestik.
Baca Juga
Kadin Gandeng APF Canada Dorong UMKM Perempuan RI Tembus Pasar Global
Selain konsumsi, Anindya menyebut masuknya foreign direct investment (FDI) dan domestic direct investment (DDI) pada kuartal IV turut menopang kinerja ekonomi nasional. Aktivitas investasi tersebut dinilai menjadi hasil dari kerja keras sepanjang tahun 2025 yang mulai terlihat dampaknya di akhir tahun.
"Jadi kita lihat memang kuartal keempat itu sudah mulai menggeliat kerja keras selama setahun penuh. Ini begitu juga dengan Danantara sudah mulai kelihatan," imbuhnya.
Dalam mendukung penguatan ekonomi domestik, Anindya mengatakan pihaknya juga terlibat langsung dalam program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Anindya menyebut Kadin berpartisipasi di sekitar 1.000 dapur dari total 30.000 dapur yang direncanakan pemerintah.
“Dapur-dapur ini sudah berjalan reguler dan para pelaku usahanya mulai mendapatkan sebagian tabungan mereka kembali. Ini menjadi insentif untuk mendorong hilirisasi di sektor agrikultur,” terang Anindya Bakrie.

