Menteri Ara Pastikan Rusun Subsidi di Meikarta Mulai Dibangun 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) memastikan pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di Meikarta kawasan milik Lippo Group, di Kabupaten Bekasi akan dimulai pada 2026.
Ia menegaskan, rencana pembangunan tersebut tidak dapat ditunda dan telah disiapkan pengembang. “Harus tahun ini. (rusun subsidi) Yang pertama di Meikarta, tadi sudah dijelaskan, Pak James (Chairman of Lippo Group) sudah siapkan yang saya rasa besar (ukurannya). Nanti kita pastikan,” kata Ara seusai acara Peningkatan Sinergi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Strategis Sektor Perumahan Tahun 2026 di kantornya, Wisma Mandiri 2, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Ara menyampaikan, kesiapan lokasi dan dukungan dari pengembang menjadi dasar dimulainya pembangunan rusun subsidi tersebut. Menurutnya, proyek ini merupakan bagian upaya pemerintah menyediakan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Baca Juga
Bos Lippo Apresiasi Proses Refund ke Konsumen Meikarta Lancar dan Hangat
Terpisah, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati menyebutkan, pihaknya akan mengecek lahan yang sudah disiapkan pengembang Meikarta untuk rencana pembangunan rusun bersubsidi itu.
“Lahannya berapa nanti kita mau ke sana cek dahulu. Jadi, harus dilihat dahulu (ketersediaan lahannya baru bisa ditentukan kapan pembangunannya). Untuk pembangunannya (rusun subsidi) bisa ditanya ke Lippo,” ungkap Sri kepada awak media.
Pemerintah sebelumnya menyusun regulasi atau aturan baru melalui keputusan menteri PKP tentang pembangunan rusun subsidi di kawasan perkotaan. Hal ini dibahas dalam pertemuan antara Menteri PKP Maruarar Sirait dan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas bersama para pengembang properti, salah satunya bos Lippo Grup James Riady di kantor Kementerian Hukum di Jakarta Selatan, Selasa (13/1/2026).
Menurut Ara, regulasi tersebut disiapkan untuk membuka terobosan hukum agar lahan-lahan di perkotaan bisa lebih efisien dimanfaatkan untuk hunian rakyat, sekaligus mengatur aspek perlindungan hak masyarakat dan kepentingan dunia usaha.
Baca Juga
LippoLand Luncurkan 5enses Collection di Lippo Cikarang Cosmopolis
Terkait lokasi rusun subsidi, Maruarar menyebut, pihaknya telah meminta data dari Perum Perumnas serta pengembang swasta mengenai ketersediaan lahan di kawasan perkotaan. “Saya sudah minta data dari Perumnas di mana saja, dari pengembang-pengembang swasta punya lokasi di perkotaan di mana saja,” ujar dia.
Soal apakah Meikarta menjadi salah satu lokasi yang dipertimbangkan, Maruarar membenarkan hal tersebut. “Salah satunya di Meikarta, tetapi kita lihat kesiapannya (Lippo),” ucap dia.

