Menteri PU: Investor Jangan Ragu, Pembangunan IKN Terus Berjalan
IKN, investortrust.id — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan kepada investor agar tidak ragu terhadap kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Pemerintah menegaskan pembangunan IKN tetap berjalan sesuai tahapan dan didukung penuh oleh pemerintah pusat.
Demikian disampaikannya saat mengakhiri kunjungan kerja di IKN dengan penanaman pohon Bungur di Plaza Bhinneka Tunggal Ika, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Kalimantan Timur, Selasa (13/1/2026).
Baca Juga
Terima Laporan dari OIKN, Prabowo Tekankan Percepat Pembangunan IKN
“Kepada para investor, saya sampaikan agar tidak ragu lagi. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh agar IKN benar-benar siap dan berfungsi sebagai ibu kota politik,” kata Dody dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, dikutip Kamis (15/1/2026).
Ia menambahkan, seluruh proses pembangunan IKN akan dikerjakan tepat waktu, tepat kualitas, serta secara efektif dan efisien. Kementerian PU, lanjut Dody, mendukung pembangunan IKN sesuai dengan tugas dan kewenangan yang dimiliki.
Pada kunjungan tersebut, Otorita IKN bersama Kementerian PU turut menggelar rapat koordinasi di kantor Otorita IKN, KIPP, Kalimantan Timur. Rapat tersebut dihadiri Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono dan Menteri PU Dody Hanggodo beserta Sekretaris Jenderal Kementerian PU, Direktur Jenderal Cipta Karya, Sekretaris Ditjen Prasarana Strategis, serta para kepala balai di wilayah Kalimantan Timur.
Rapat membahas evaluasi kesiapan infrastruktur pascakunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto pada Senin (12/1/2026) serta penyelarasan langkah operasional di lapangan
Dody menegaskan komitmen Kementerian PU dalam menyelesaikan infrastruktur yang menjadi tanggung jawabnya. “Kami akan terus menjalin kerja sama dengan Otorita IKN. Jalan tol akan kami selesaikan secepat-cepatnya, termasuk bendungan serta penyediaan air minum dan perpipaan jika diperlukan,” tutur dia.
Sementara itu, kepala Otorita IKN menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian PU, khususnya terkait pembukaan jalan Tol Pulau Balang selama periode Natal dan Tahun Baru. “Dibukanya tol selama Nataru kemarin membuat antusias pengunjung, dengan lebih dari 300.000 orang dalam lima hari,” kata Basuki.
Baca Juga
Terima Laporan dari OIKN, Prabowo Tekankan Percepat Pembangunan IKN
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menekankan percepat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal itu disampaikan Prabowo seusai menginap di IKN pada Senin (12/1/2026) dan menerima laporan dari Otorita IKN (OIKN) pada keesokan harinya atau Selasa (13/1/2026).
"Tadi malam beliau mendarat di IKN bersama dengan beberapa menteri untuk tadi pagi mendapatkan update dari Kepala OIKN (Basuki Hadimuljono) berkenaan dengan progres pembangunan Ibu Kota Nusantara kita," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangannya di Malang, Selasa (13/1/2026).
Pras, sapaan Prasetyo Hadi, menjelaskan sejak awal Prabowo memberikan perhatian agar pembangunan fasilitas negara, terutama untuk kompleks legislatif dan yudikatif di kawasan IKN dapat dipercepat. Prabowo menargetkan pembangunan fasilitas dapat rampung pada 2028.
“Bapak Presiden memang sejak awal memberikan penekanan untuk mempercepat proses pembangunan fasilitas yang akan dipergunakan untuk legislatif maupun yudikatif, yang harapannya bisa selesai di tahun 2028,” ujar dia.
Dalam rapat bersama OIKN tersebut, Prabowo memberikan sejumlah catatan atas paparan yang disampaikan. Menurut Menteri Pras, catatan Prabowo pada prinsipnya menekankan dua hal utama, yakni perbaikan dan percepatan proses pembangunan.
"Jadi tadi masih ada beberapa hal yang Bapak Presiden memberikan koreksi terhadap pertama misalnya mengenai desain, kemudian mengenai fungsi, dan diminta terus-menerus OIKN dan Kementerian PU untuk memperbaiki," imbuh dia.
Mensesneg menegaskan percepatan tersebut ditujukan agar tiga fungsi utama pemerintahan di IKN dapat segera terwujud. "Catatannya adalah untuk perbaikan dan percepatan proses pembangunan supaya tiga fungsi bisa segera selesai," tandas Menteri Pras.

