Menkop: Koperasi Bangkitkan Ekonomi Pascabencana Sumatra
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menekankan, koperasi memiliki peran sentral dalam mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana di Sumatra. Ia mengungkap, koperasi tidak hanya berperan dalam membantu pemulihan, tetapi mendukung keberlanjutan usaha dan kegiatan ekonomi masyarakat terdampak bencana.
Menteri Koperasi juga mengungkapkan rencana untuk mengumpulkan seluruh populasi koperasi di wilayah-wilayah terdampak untuk memperkuat kembali jaringan ekonomi lokal. Hal ini diharapkan akan mempercepat proses pemulihan dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat yang sebelumnya terhenti karena bencana.
Baca Juga
"Sebagai tindakan pemulihan, koperasi akan membantu untuk membuat posko-posko, karena masih banyak koperasi yang eksisting ada di Sumatra Utara, di Sumatra Barat, yang siap membantu mengaktifkan semua kegiatan usaha," kata dia saat menyampaikan paparan pada Rapat Koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Jakarta, Jumat (2/1/2026).
Selain itu, koperasi juga berperan mengaktifkan kembali kegiatan produksi dan distribusi barang-barang yang dibutuhkan masyarakat. Posko-posko yang didirikan koperasi di berbagai wilayah, seperti Sumatra Utara dan Sumatra Barat, diharapkan menjadi titik distribusi bantuan yang lebih efisien dan tepat sasaran.
"Termasuk memulai lagi kegiatan produksi maupun memberi layanan, misalkan kebutuhan pangan, yang tadi perlu untuk bagaimana menysuplai kebutuhan barang-barang kebutuhan hunian, pangan, dan lain sebagainya," ungkapnya.
Sebagai bagian strategi pemulihan yang lebih komprehensif, Ferry menekankan pentingnya pendataan yang akurat dan terintegrasi untuk memetakan kebutuhan sosial dan ekonomi pascabencana.
Baca Juga
Kemenkop Jalin Sinergi dengan Lintas K/L: Perkuat Ekosistem Usaha Rakyat Lewat Koperasi
"Pemulihan yang efektif dimulai dengan data tepat. Untuk itu, kami bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan bahwa setiap langkah pemulihan didasarkan informasi akurat dan up-to-date," tuturnya.
Hadir dalam rapat, Menteri Koordinator Bidang PMK Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri UMKM Maman Abdurahman dan sejumlah menteri dan wakil menteri terkait.

