Bagikan

Emas Naik 64% dan Perak Hampir 150% Sepanjang 2025, Terbaik Sejak 1979

Poin Penting

Harga emas terkoreksi tipis dan perak anjlok setelah reli tahunan bersejarah.
CME Group menaikkan margin kontrak berjangka logam mulia untuk kedua kalinya dalam sepekan.
Kenaikan margin meningkatkan kebutuhan modal pedagang dan menekan harga berjangka.

JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas dan perak sepanjang 2025 mencatat kinerja melonjak. Sepanjang tahun lalu, harga emas telah naik lebih 64% dan mencatat kinerja tahunan terbaik sejak 1979, sekaligus mencatatkan tahun positif ketiga berturut-turut.

Reli emas didorong oleh sejumlah faktor, mulai dampak pemotongan suku bunga Amerika Serikat (AS), The Fed, ketegangan tarif global, hingga permintaan kuat dari dana yang diperdagangkan di bursa dan bank sentral.

Sementara kinerja perak bahkan melampaui emas sepanjang 2025. Dengan volatilitas tinggi dalam beberapa hari terakhir, perak berada di jalur kenaikan tahunan hampir 150%, yang juga menjadi capaian terbaik sejak 1979. Lonjakan harga perak didorong kombinasi pasokan yang terbatas, permintaan kuat dari India, kebutuhan industri, serta faktor tarif.

Baca Juga

Harga Emas Dunia Terkoreksi Jelang Akhir Tahun 2025

Sementara harga emas dan perak melemah pada Rabu (31/12/2025) waktu AS atau Kamis (1/1/2026) pagi WIB seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) setelah reli tahunan bersejarah, di tengah langkah operator bursa global yang kembali menaikkan persyaratan margin kontrak berjangka logam mulia. Koreksi ini menandai meningkatnya kehati-hatian pasar menjelang pergantian tahun.

Pada perdagangan pagi waktu setempat, harga emas turun 0,1% menjadi US$ 4.339,89 per ons pada pukul 08.50 ET. Pelemahan tersebut memperpanjang penurunan jelang tahun baru setelah emas menyentuh level terendah dalam satu pekan pada sesi sebelumnya.

Di saat yang sama, harga perak mengalami tekanan lebih besar. Logam ini anjlok 5,6% ke level US$ 72,15 per ons, memangkas kenaikan setelah sempat melampaui US$ 80 per ons untuk pertama kalinya pada awal pekan.

Seorang pegawai Pegadaian memperlihatkan emas batangan yang dijual di Pegadaian. Foto: Investortrust/Mohammad Defrizal

Tekanan emas dan perak di pengunjung tahun datang dari kebijakan bursa. CME Group, salah satu bursa perdagangan komoditas terbesar di dunia, menyampaikan pada Selasa (30/12/2025) bahwa persyaratan margin untuk emas, perak, platinum, dan paladium akan kembali dinaikkan setelah penutupan perdagangan pada Rabu.

Dalam pernyataannya, CME Group menyebut keputusan tersebut diambil sesuai dengan tinjauan normal terhadap volatilitas pasar untuk memastikan cakupan jaminan yang memadai. Kenaikan margin berarti para pedagang harus menambah modal untuk mempertahankan posisi mereka, terutama guna mengantisipasi risiko gagal bayar saat menerima pengiriman kontrak.

Baca Juga

Emas Dunia Pulih, Harga Antam (ANTM) Masih Tertahan

Langkah ini menyusul kenaikan margin sebelumnya pada awal pekan, yang sempat memicu penurunan tajam harga emas dan perak berjangka pada awal pekan ini. Dengan volatilitas yang masih tinggi, pasar logam mulia diperkirakan tetap sensitif terhadap perubahan kebijakan bursa dan dinamika likuiditas global dalam waktu dekat.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024