Penumpang Pesawat ke Bali Turun 0,8% saat Nataru 2025/2026
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat jumlah penumpang pesawat menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Provinsi Bali pada periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mengalami penurunan tipis secara kumulatif pada periode 18–30 Desember 2025 sebesar 0,8% dibandingkan periode Nataru 2024/2025.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Hubud) Kemenhub, Lukman F Laisa menyampaikan, pada 30 Desember 2025 jumlah penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencapai 74.039 orang atau meningkat 0,8% dibandingkan 30 Desember 2024 yang tercatat sebanyak 73.452 penumpang.
Namun, secara kumulatif pada periode 18—30 Desember 2025, jumlah penumpang tercatat sebanyak 929.638 orang atau turun 0,8% dibandingkan periode yang sama tahun 2024. “Kalau kumulatif dari 18 sampai 30 Desember 2025 itu minus 0,8% dengan total 929.638 penumpang,” kata Lukman di Menara Astra, Jakarta, Rabu (31/12/2025).
Lukman menjelaskan, puncak pergerakan penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terjadi pada 28 Desember 2025 dengan total 82.445 penumpang. Jumlah tersebut meningkat 12% dibandingkan hari yang sama pada 2024 yang tercatat sebanyak 81.500 penumpang.
Dari sisi operasional, lanjut Lukman, realisasi penerbangan tambahan atau extra flight berjalan sesuai rencana. Setiap hari dialokasikan 32 penerbangan tambahan dan seluruhnya terealisasi. Hingga 30 Desember 2025, jumlah extra flight yang digunakan mencapai 294 penerbangan dari total rencana 329 penerbangan.
Sementara itu, tingkat keterisian penumpang atau load factor pada periode 18—30 Desember 2025 tercatat sebesar 70,59%. Dengan tingkat keterisian tersebut, masih terdapat sekitar 21.180 kursi pesawat yang belum terisi. “Masih terdapat seat yang belum terpakai sebanyak 21.180 kursi,” tutur Lukman.

