ARES 2025 Ungkap Pasar Properti Asia Makin Kompleks di Era Digital
Poin Penting
|
BANGKOK, Investortrust.id - PropertyGuru Asia Real Estate Summit (ARES 2025) edisi ke-11 menegaskan peran kolaborasi antara teknologi dan desain dalam mendorong keuangan berkelanjutan, pemanfaatan data yang human-centric, serta kebijakan yang melahirkan inovasi berdampak di sektor properti Asia Pasifik.
General Manager PropertyGuru Asia Property Awards and Events, Jules Kay menyampaikan bahwa pasar properti Asia menghadapi tingkat kompleksitas yang semakin tinggi dari tahun ke tahun. Tantangan tersebut muncul di seluruh rantai nilai, mulai pembangunan, pembiayaan, perancangan, pemasaran, hingga regulasi dan pencarian properti, yang saling memengaruhi satu sama lain.
“Tugas kami di PropertyGuru lebih dari sekadar menampilkan listing properti. Kami ingin mengurangi ketidakpastian dan membangun kepercayaan di antara mereka yang mencari properti di Asia," kata ujar Jules Kay dalam keterangannya, Rabu (31/12/2025).
Baca Juga
Ketum REI: Injeksi US$ 3,5–7 Miliar ke Sektor Properti Tambah Pertumbuhan Ekonomi 0,5%
Dia mengatakan, ketika keputusan diambil berdasarkan kepercayaan, kualitas keputusan tersebut meningkat, dan komunitas pun berkembang. "Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seiring upaya kami membangun marketplace yang tepercaya serta komunitas yang berkembang melalui ekosistem tersebut,” kata Jules.
Edisi ke-11 ARES 2025 menjadi bagian penting dari rangkaian PropertyGuru Week 2025 dengan menghadirkan pakar dan pemimpin industri dari berbagai negara di Asia Pasifik. Forum pemikiran kepemimpinan yang digagas PropertyGuru Group ini berlangsung sepanjang hari di The Athenee Hotel, di Bangkok, belum lama ini.
Summit ini menjadi pembuka menuju PropertyGuru Asia Property Awards Grand Final serta international luncheon. Kedua agenda tersebut mempertemukan pengembang real estat dan praktisi desain terkemuka dari 13 pasar properti di kawasan Asia Pasifik.
Mengusung tema “Trusted Marketplaces and Thriving Communities”, ARES 2025 menarik lebih dari 400 delegasi dalam diskusi properti, teknologi, dan desain. Fokus utama diarahkan pada upaya membangun pasar tepercaya sekaligus komunitas yang berkelanjutan di tengah perubahan ekonomi global.
Senior Analyst for South-East Asia The Economist Intelligence Corporate Network Syetarn Hansakul membuka ARES 2025 dengan paparan makro mengenai tantangan global sepanjang 2025 serta prospek kawasan menjelang 2026. Paparan tersebut memberikan konteks terhadap dinamika geopolitik, ekonomi, dan kebijakan yang memengaruhi arah sektor properti regional.
Co-founder Sybarite Architects Simon Mitchell memandu sesi design spotlight bertema “The Power of Place”. Dalam sesi ini, ia menyoroti bagaimana desain berperan strategis dalam membentuk nilai ekonomi dan sosial suatu kawasan, termasuk melalui proyek unggulan, seperti SKP Wuhan.
Diskusi berlanjut dengan panel “The Brand Premium” yang dimoderatori Managing Director C9 Hotelworks Bill Barnett. Para pemimpin industri hospitality membahas peran branded residences dalam mendefinisikan ulang nilai properti. Panel ini menghadirkan Head of Development Asia Pacific Six Senses Jael Fischer, Regional Director APAC Nobu Hospitality Lee Lin, Vice President of Mixed-Use Development Marriott International Penny Trinh, serta Vice President of Business Development The Ascott Limited Saowarin Chanprakaisi.
Baca Juga
Pasar Properti Tetap Tangguh, Lippo Karawaci (LPKR) Raup Pra Penjualan Rp 4,02 Triliun
Isu keamanan data menjadi salah satu topik yang dinantikan dalam summit ini. Founder dan Director CyberAI Duncan James Simpson membahas tantangan perlindungan data di tengah pasar properti yang semakin digerakkan oleh kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), yang menuntut keseimbangan antara inovasi dan kepercayaan publik.
Diskusi berlanjut mengenai peninjauan ulang konsep equity dalam real estat Asia dimoderatori Head of Real Estate Intelligence PropertyGuru Group Dr. Nai Jia Lee. Panel ini melibatkan Deputy Chief Bangkok Programme Office UN-Habitat Dr. Jing Yu, Co-founder dan President Director MilikiRumah Marine Novita, Executive Council Member Singapore Institute of Estate Agents Dr. Tan Tee Khoon, serta Founder dan CEO Anton in Japan Media Anton Wormann.
Diskusi berikutnya menyoroti keunggulan wellness dalam pengembangan komunitas yang berkelanjutan. Panel ini dimoderatori Deputy Managing Director C9 Hotelworks Viona Zhang dan menghadirkan Head of APAC Research Knight Frank Christine Li, Co-owner dan Director Sukosol Hotels Dino Sukosol, licensed physical therapist sekaligus Mister Global Taiwan 2023 Kevin Tai, serta host podcast Pimchology Pim Asavahame.
Perspektif kebijakan global dihadirkan dalam panel mengenai kota tangguh di era ekonomi digital. Mantan US Executive Director to the Asian Development Bank Ambassador Chantale Wong bergabung dalam diskusi yang dimoderatori Chief Marketing and Commercial Officer Headland Phuket Sumitha Soorian. Panel ini juga diisi oleh President Tajara Leisure dan Hospitality Group Cyndy Tan Jarabata, Green and Resilient Building Program Lead Vietnam dan Thailand International Finance Corporation Diep Do, serta Co-founder dan Group CEO Cryptomind Sanjay Popli.
ARES 2025 ditutup dengan keynote internasional dari peraih dua medali emas Olimpiade Panipak “Tennis” Wongpattanakit. Ia berbagi pandangan tentang pentingnya membangun ketahanan pribadi dan sosial melalui olahraga serta peran komunitas dalam menghadapi tekanan global.

