Injourney Airports: Kualanamu, YIA, hingga Sultan Hasanuddin Bakal Padat Saat Nataru
TANGERANG, investortrust.id — PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau Injourney Airports mengungkapkan sejumlah bandara diperkirakan mengalami kepadatan penumpang pada periode angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026), selain Bandara I Gusti Ngurah Rai (DPS), Bali, dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Tangerang.
Direktur Utama Injourney Airports, M Rizal Pahlevi menyatakan, Bandara Internasional Kualanamu (KNO), Sumatra Utara, menjadi salah satu bandara yang diproyeksikan padat selama periode tersebut. “Kualanamu,” katanya saat ditemui di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (17/12/2025).
Baca Juga
Simak Kesiapan 37 Bandara dan 16. 000 Personel injourney Hadapi Libur Nataru
Selain KNO, Rizal menyebutkan sejumlah bandara di Jawa Tengah juga diperkirakan mengalami peningkatan trafik, mulai dari Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo, Bandara Internasional Adi Soemarmo (SOC) di Solo, dan Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani (SRG) di Semarang. “Seperti Jogja, Semarang, Solo, YIA (Kulon Progo),” ucap Rizal.
Adapun di wilayah timur Indonesia, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG), Makassar, juga diperkirakan menjadi salah satu titik dengan pergerakan penumpang yang tinggi. “Dan timurnya Ujung Pandang,” tutur Rizal.
Untuk penerbangan internasional, Rizal menyampaikan, destinasi favorit masih relatif sama seperti tahun-tahun sebelumnya. “Kalau internasionalnya memang seperti tahun-tahun sebelumnya, Singapura menjadi favorit. Malaysia, Kuala Lumpur menjadi favorit,” katanya.
Di sisi lain, Rizal memaparkan, pergerakan penumpang pesawat di 37 bandara yang dikelola diproyeksikan mencapai 10,5 juta orang, meningkat 4,1% dibandingkan Nataru tahun sebelumnya.
Baca Juga
Eks Direktur Komersial dan Pelayanan PT Angkasa Pura II itu menyatakan, periode angkutan Nataru berlangsung pada 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
“Pada periode Nataru ini jumlah penumpang pesawat di seluruh bandara Injourney Airports secara kumulatif diproyeksikan mencapai 10,5 juta penumpang atau naik 4,1%,” kata Rizal.
Puncak arus penumpang sebelum Natal diperkirakan terjadi pada 20 dan 21 Desember 2025 dengan sekitar 590.000 penumpang per hari. Adapun puncak arus penumpang setelah Tahun Baru diperkirakan berlangsung pada 3 Januari 2026 dengan sekitar 560.000 penumpang dan pada 4 Januari 2026 sekitar 522.000 penumpang.
Perseroan juga memproyeksikan, jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta pada periode Nataru 2025/2026 akan mencapai sekitar 3 juta orang. Sedangkan, Bandara I Gusti Ngurah Rai diperkirakan melayani sekitar 1,36 juta penumpang.
“Di Bandara Soekarno-Hatta jumlah penumpang pada periode Nataru ini diproyeksikan sekitar 3 juta penumpang atau naik 3,3%. Sementara di Bandara I Gusti Ngurah Rai jumlah penumpang diperkirakan mencapai 1,36 juta penumpang atau tumbuh 13,3%,” ungkap Rizal.

