Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih di Wilayah Bencana Bakal Molor
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, buka suara perihal nasib pembangunan fisik gedung-gedung Koperasi Merah Putih di sejumlah wilayah yang terdampak bencana, khususnya Sumatra. Ia memperkirakan, penyelesaian pembangunan gedung Koperasi Merah Putih di wilayah bencana bakal molor atau mundur dari target, yakni Maret 2026.
"Terkait target perampungan pembangunan fisik, pasti ada pengecualian untuk daerah-daerah yang terkena bencana," kata Ferry saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (16/12/2025).
Ferry mengungkap, ia telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam momen sidang kabinet paripurna, Senin (15/12/2025) kemarin. Kepada Prabowo, ia melaporkan tengah menginventarisasi titik-titik Koperasi Merah Putih yang terdampak bencana, baik di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Ia memastikan Kemenkop telah menempatkan posko di tiga daerah yang terkena bencana tersebut, untuk melakukan penanganan lebih lanjut, terkait titik lokasi Koperasi Merah Putih yang terdampak bencana.
Ia menambahkan, Kemenkop bakal mengerahkan petugas yang berasal dari unsur dinas pemerintah daerah, tenaga bisnis asisten, project management officer (PMO) atau pendamping lapangan, untuk penanganan lanjutan di lokasi bencana.
Baca Juga
Masyarakat Penerima Bansos PKH akan Wajib Jadi Anggota Koperasi Merah Putih
Namun sampai saat ini, ia belum dapat memastikan berapa banyak jumlah Koperasi Merah Putih yang terdampak bencana banjir dan longor di Sumatra. Ia menyebut akan segera menyampaikan kepada publik apabila proses inventarisasi yang kini tengah dilakukan berhasil rampung nantinya.
"Kalau untuk yang sedang dibangun fisiknya kami sedang berkoordinasi dengan tim setempat. Karena memang kita belum dapat update yang terbarunya," sebut dia.
Diketahui, PT Agrinas Pangan Nusantara telah ditunjuk untuk membangun 80.000 Koperasi Merah Putih. Hal ini tertuang pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Dalam proses pembangunannya, PT Agrinas telah menyerahkan desain untuk pembangunan Koperasi Merah Putih, rinciannya adalah bangunannya akan memiliki luas 20x30 meter. Dari luas itu, 6x17 meter digunakan sebagai gerai toko. Di dalamnya terdapat klinik seluas 3.5x10 meter untuk bidan dan dokter desa, serta gudang seluas 4x6 meter.

