Perketat Antisipasi Ancaman 'Drone', Menhan Tinjau Pengamanan Kilang Pertamina Plaju
Poin Penting
|
PALEMBANG, investortrust.id - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin meninjau Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit (RU) III Plaju, Palembang, Kamis (11/12/2025). Kunjungan ini untuk memastikan pengamanan objek vital nasional dan memperkuat sinergi sektor pertahanan–energi dalam menjaga ketahanan energi Indonesia.
Dalam rapat koordinasi, Sjafrie menegaskan bahwa pengamanan instalasi strategis Pertamina merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto. Ia menekankan pentingnya deteksi dini ancaman modern, termasuk serangan drone, yang kini menjadi risiko signifikan bagi objek vital nasional.
Baca Juga
Puncak HUT Ke-68 Pertamina, Dirut Kawal Misi Kemanusiaan di Aceh
Pengamanan Kilang RU III Plaju diperkuat dengan penempatan personel TNI di titik-titik strategis. Sistem anti-drone, drone intai, dan perangkat keamanan modern disiagakan untuk mendukung operasi lapangan.
Menhan meminta penyempurnaan penempatan personel, penggunaan pos komando tersamar, serta pengawasan ketat mobilitas orang yang masuk dan keluar area kilang. Ia memerintahkan latihan rutin, evaluasi berkala, serta memastikan kesiapan fasilitas keselamatan, termasuk peralatan pemadam kebakaran yang menjadi tanggung jawab Pertamina.
Seusai rapat, menhan meninjau langsung sejumlah pos pengamanan. Di hadapan prajurit, ia menegaskan bahwa menjaga keamanan instalasi Pertamina adalah bagian dari upaya mempertahankan kedaulatan negara dan menjamin kelancaran distribusi energi bagi masyarakat. “Keamanan dan kelancaran operasional kilang harus menjadi prioritas utama. Oleh karena itu kamu harus waspada, kamu harus siap siaga,” tegas Sjafrie.
Baca Juga
Puncak HUT Ke-68 Pertamina, Dirut Kawal Misi Kemanusiaan di Aceh
Ia meminta prajurit menjaga disiplin dan saling mengingatkan agar tidak ada celah kelengahan selama bertugas.
Kunjungan kerja ini turut dihadiri Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Wakasad Letjen Muhammad Saleh Mustafa, Kabaloghan Kemhan Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari, Dirjen Kuathan, Pangdam II/Sriwijaya, Ketua Komisi I DPR, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri, serta Direktur Kilang Pertamina.

