Pengelola Tol Bocimi Siap Hadapi Cuaca Ekstrem Jelang Nataru
Poin Penting
|
BOGOR, investortrust.id – PT Trans Jabar Tol (TJT) memastikan kesiapan infrastruktur Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) menghadapi potensi cuaca ekstrem, termasuk curah hujan tinggi, selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Langkah ini juga mencakup mitigasi risiko bencana tanah longsor.
Tol Bocimi ruas Cigombong–Cibadak KM 64+600 dan KM 66+200 pernah longsor pada periode angkutan mudik Lebaran/Idulfitri 2024 pada awal April. Perusahaan telah melakukan penanganan dengan memasang steel sheet pile (soldier pile) di titik tersebut.
Baca Juga
Perbaikan Rampung, Tol Bocimi Ruas Cigombong-Cibadak Kembali Dibuka
Direktur Teknik & Operasi TJT, Mokh Sadali menjelaskan, struktur penguatan itu kini membuat jalur aman dilalui meski di tengah cuaca ekstrem. “Dengan memasang soldier pile dipasang dengan fondasi yang sudah sangat baik, sangat kuat,” kata Sadali dalam media visit di Plaza Gerbang Tol Caringin Utama, Kabupaten Bogor, Kamis (11/12/2025).
Ia menyebutkan, monitoring rutin menjadi indikator keamanan, termasuk memeriksa aliran air di bawah konstruksi. “Aliran di bawahnya itu bening. Jadi kalau keruh itu tanda ada butiran yang kebawa, itu artinya kondisinya harusnya secara teori itu aman,” ujar Sadali.
Selain lokasi bekas longsor, TJT turut melakukan penyisiran pada Seksi 1 Ciawi–Cigombong dan Seksi 2 Cigombong–Cibadak/Parungkuda untuk memetakan titik rawan. Penguatan jalur di sejumlah titik rawan juga telah dilakukan.
Baca Juga
Trafik Tol Bocimi Diramal Naik 20% dari Lalin Normal pada Nataru
“Ada dua tempat yang sudah kita perbaiki, satu dilakukan soldier pile dan satunya dengan konstruksi yang lain. Artinya di titik-titik rawan longsor mudah-mudahan enggak nambah lagi sepanjang yang bisa kita lihat. Artinya mudah-mudahan kita antisipasi, kita perbaiki,” tutur Sadali.

