Listrik di Aceh Belum Pulih 100%, Bahlil: Banyak Hal Tak Terduga Terjadi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memaklumi kekecewaan masyarakat Aceh karena akses listrik di wilayah tempat tinggalnya hingga saat ini masih belum pulih hingga 100%.
“Kalau sampai malam ini, untuk Aceh Tengah nyala jam 20.30 WIB. Bener Meriah itu nyala jam 20.45, Aceh Tamiang 20.30 itu sudah menyala semua. Kemudian Banda Aceh ini untuk bisa full 100% itu besok siang. Hanya butuh waktu 12 jam untuk seluruh Provinsi Aceh menyala 100%,” ucap Bahlil pada Minggu (7/12/2025) malam.
Baca Juga
Mendagri Berhentikan Sementara Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Imbas Umrah saat Bencana
Sebelumnya, saat memberikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto, Minggu (7/12/2025) malam, Bahlil menjanjikan listrik di Provinsi Aceh bakal pulih sepenuhnya pada Senin (8/12/2025) siang atau paling lambat di malam harinya.
Dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (9/12/2025), Bahlil menjelaskan penyebab belum menyalanya sistem kelistrikan di Aceh hingga 100% karena banyak hal tidak terduga terjadi di lapangan. Tim dari PT PLN (Persero) menemui banyak hambatan dalam upaya pemulihan kelistrikan ini.
“Memang secara estimasi di awal bisa kita selesaikan secara cepat, yang dilaporkan oleh tim PLN kepada kami. Namun, kondisi yang tidak pernah diduga kemudian di lapangan terjadi ada hal-hal yang harus kita lakukan,” kata Bahlil.
Bahlil menegaskan, pemerintah akan terus fokus dan berupaya secara total dengan mempergunakan semua sumber-sumber kekuatan negara dalam rangka percepatan pemulihan di sektor energi yang ada, khususnya di Provinsi Aceh.
Baca Juga
Sudah Berjuang Maksimal, Dirut PLN Minta Maaf Kelistrikan di Aceh Belum Pulih 100%
“Saya yakin dan percaya bahwa pasti masih banyak kekurangan. Pasti masih terjadi hal-hal yang tidak pernah kita perkirakan terjadi di lapangan. Karena itu, pemerintah juga ikut prihatin yang sedalam-dalamnya. Kalau ada yang belum maksimal memberikan pelayanan, kami memohon maaf,” sebut Bahlil.

