Transformasi Digital dan 'Branding' Kokohkan Daya Saing PP Presisi (PPRE)
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – PT PP Presisi Tbk (PPRE), perusahaan jasa pertambangan dan konstruksi terus membangun tata kelola branding dan pemasaran yang efektif dan responsif terhadap perubahan.
Upaya anak usaha perusahaan pelat itu membuahkan hasil dengan meraih dua penghargaan BUMN Branding & Marketing Award 2025 ke-13 di Hotel Borobudur, Jakarta, belum lama ini. Pada penyelenggaraan tahun ini, PPRE berhasil meraih penghargaan pada dua kategori, yaitu Best CMO Branding & Marketing – High Impact Operational Marketing Excellence dan Transformation Brand & Marketing in Digital Era – Best Sustainable Branding Initiative.
Baca Juga
PP Presisi (PPRE) Raih Kontrak Baru Pengembangan Tambang di Halmahera Timur
Direktur Utama PP Presisi Tbk (PPRE) Rizki Dianugrah menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan PPRE dalam menjaga kualitas layanan dan meningkatkan daya saing perusahaan.
"Ini sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya perusahaan yang konsisten menghadirkan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan," kata dia dalam keterangannya, Jumat (5/12/2025)
Sementara itu, Vice President Corporate Secretary PPRE Mei Elsa Kembaren menjelaskan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan positif bagi perusahaan untuk terus memperkuat transformasi digital dalam strategi komunikasi dan pemasaran.
Baca Juga
PP Presisi (PPRE) Raih Kontrak Baru Pengembangan Tambang di Halmahera Timur
"Raihan ini menjadi momentum berharga bagi PPRE untuk terus menjadi yang terdepan dalam industri jasa konstruksi dan pertambangan, sekaligus menegaskan kontribusi strategis perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional berkelanjutan," kata dia.
PT PP Presisi Tbk (PPRE) membukukan laba bersih Rp 194,69 miliar hingga kuartal III 2025. Perseroan juga mencatat pendapatan bersih sebesar Rp 2,77 triliun, naik tipis dibandingkan Rp 2,72 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Sementara laba kotor meningkat menjadi Rp 577,96 miliar dari sebelumnya Rp 507,11 miliar.

