Kadin Galang Dana dan Turun ke Lapangan untuk Pulihkan Ekonomi di Wilayah Terdampak Sumatra
Kadin Dorong Pemulihan Usaha Terdampak Bencana di Sumatra
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berkomitmen memulihkan kegiatan usaha yang terdampak bencana banjir dan longsor di Pulau Sumatra.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya N Bakrie mengatakan, penggalangan dana juga telah dilakukan sejak akhir November 2025 dan akan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke provinsi yang terdampak.
“Kadin sangat prihatin. Kita dari kemarin sudah melakukan penggalangan dana. Hari ini penggalangan dana, dan insyaallah setelah rapimnas ini, kita akan turun ke lapangan. Baik di Sumatra Utara (Sumut), Sumatra Barat (Sumbar), maupun Aceh,” ungkap Anindya saat ditemui di sela-sela Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin 2025 di Hotel Park Hyatt, Jakarta, Senin (1/12/2025).
Anindya menambahkan, pengurus Kadin dari Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah menyampaikan kebutuhan konkret dalam penanganan bencana. Kadin juga tengah melakukan koordinasi dengan pemerintah agar penyaluran bantuan dan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan.
Baca Juga
Kadin Prioritaskan Perluasan Lapangan Kerja di Rapimnas 2025
“Tentu dana dibutuhkan, tapi juga kita duduk dengan pemerintah pengen tahu di mana kita bisa berperan, karena ini saya rasa bukan jangka pendek, tetapi jangka panjang, karena hubungannya dengan kerusakan infrastruktur dan rantai pasok. Baik bahan bakar maupun juga makanan,” ujar dia.
Lebih lanjut, Anindya menyebutkan, pemulihan kegiatan usaha lokal menjadi bagian penting dari pemulihan ekonomi daerah. Menurut dia, ketahanan provinsi hingga kabupaten/kota dalam menjaga rantai pasok dan produksi harus diperkuat agar dampak bencana terhadap perekonomian tidak berkepanjangan.
“Karena di sini semua terlihat bahwa setiap provinsi mesti resilien sendiri. Tadi ada yang mengatakan, ‘Wah kita juga mesti memperkuat ayam petelur. Bagaimana MBG bisa jalan, kalau pasoknya terhambat?’ Hal-hal seperti ini yang mesti kita pikirkan,” tutur Anindya.
Terpisah, Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah saat ini memprioritaskan pengiriman bantuan untuk warga terdampak banjir Sumatra, terutama di desa terisolasi. Hal itu disampaikan Prabowo seusai meninjau posko penanganan bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatra Utara (Sumut), Senin (1/12/2025).
"Kita sekarang prioritas bagaimana bisa segera mengirim bantuan-bantuan yang diperlukan," kata Prabowo.
Kepala Negara mengatakan, saat ini, yang diperlukan adalah pengiriman bahan bakar minyak (BBM) dan akses listrik. Prabowo juga meyakini tim penanganan bencana dapat segera menembus desa yang terisolasi. "BBM yang tadi dilapor ke saya yang sangat penting. Ada beberapa desa yang terisolasi insyaallah kita bisa tembus," tuturnya.
Baca Juga
Ketua Kadin Anindya Soroti Rendahnya Serapan Tenaga Kerja Generasi Muda
Prabowo juga mengapresiasi kepada seluruh pihak, termasuk BNPB, TNI, dan Polri yang telah bekerja keras dan bereaksi cepat dalam penanganan bencana banjir Sumatra.
Kepala Negara menyatakan, pemerintah telah mengerahkan sejumlah helikopter dan pesawat untuk mempercepat proses pengiriman bantuan. "Insyaallah, kami dengan kerja sama erat dan team work yang baik kita bisa segera menghadapi musibah ini segera memberi solusi-solusi kepada kesulitan rakyat sekarang ini," pungkas Presiden ke-8 RI itu.

