Energi Tetap Tembus meski Jalan Putus, Begini Cara Elnusa (ELSA) Bergerak di Wilayah Terdampak Sumatra
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Elnusa Tbk (ELSA) melalui anak usahnya Elnusa Petrofin menyalurkan energi ke wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatra pada Sabtu (29/11/2025). Perusahaan mengirim 40.320 kilogram atau 13.440 tabung elpiji 3 kg ke Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Kota Gunungsitoli, dan Nias Induk. Sehari sebelumnya, realisasi distribusi mencapai 35.280 kilogram atau 11.760 tabung elpiji 3 kg.
"Aliran distribusi ini menjadi penopang aktivitas masyarakat yang tertahan akibat cuaca ekstrem," kata Corporate Secretary Elnusa, Rustam Aji dalam keterangannya, Senin (1/12/2025).
PT Elnusa Petrofin juga menggerakkan distribusi bahan bakar ke berbagai titik yang terisolasi. Perusahaan menggunakan tiga mobil tangki untuk melayani empat SPBU di Sibolga. Sebanyak 11 mobil tangki mengamankan pasokan ke sembilan SPBU di Lhokseumawe. Di Teluk Kabung, 197 armada mobil tangki melayani lebih dari 200 SPBU sebagai langkah menjaga kesinambungan distribusi energi di tengah hambatan infrastruktur.
Baca Juga
Teknologi Seismik Rumit Jadi Mudah Berkat Maket Brick Vibroseis Elnusa (ELSA)
"Para awak mobil tangki (AMT) tetap berupaya menjalankan tugas untuk memastikan pasokan BBM menjangkau masyarakat serta fasilitas publik. Mereka mempertahankan aliran energi agar layanan darurat tetap beroperasi dan mobilitas masyarakat tidak berhenti," kata dia.
Dedikasi AMT
Dia mengatakan, saat akses jalan terputus di tujuh titik dan perubahan rute terjadi dalam hitungan jam, beberapa AMT harus mengambil keputusan sulit. Sebagian pengemudi terpaksa meninggalkan mobil tangki di daerah rawan dan berjalan pulang lebih dari 76 kilometer demi keselamatan. Risiko longsor, genangan, dan cuaca ekstrem membuat perjalanan itu menjadi salah satu bentuk pengorbanan terbesar dalam menjaga distribusi energi.
Elnusa merespons situasi ini dengan mengevakuasi AMT yang terjebak dan memberikan bantuan kepada mereka serta keluarga. Perusahaan juga mengirim perangkat komunikasi untuk menjaga koordinasi di lapangan saat sinyal terganggu. Upaya tersebut memastikan aliran informasi tetap terjaga sehingga distribusi energi dapat dilanjutkan dengan aman.
Baca Juga
Elnusa (ELSA) Perkuat Infrastruktur Hulu Migas Lewat Laboratorium 'Cementing' Modern di Mundu
“Di tengah bencana, energi bukan hanya soal bahan bakar, tetapi tentang harapan dan keberlangsungan hidup. Setiap tetes BBM yang sampai ke masyarakat adalah bagian dari perjuangan agar roda kehidupan tidak berhenti,” kata dia.
Dedikasi para AMT adalah kisah keberanian yang jarang terlihat, tetapi dampaknya dirasakan oleh jutaan orang. "Mereka berjalan jauh, menembus risiko, demi memastikan masyarakat tetap bergerak,” kata dia.

