Dorong Produksi Kakao dalam Negeri, Dewan Kakao Minuman Cokelat Masuk ke Menu MBG
Poin Penting
|
BALI, investortrust.id - Ketua Umum Dewan Kakao Indonesia, Soetanto Abdoellah menjelaskan konsumsi kakao Indonesia pada 2023 mencapai 83.260 ton pada 2023. Untuk meningkatkan konsumsi kakao tersebut, pemerintah dapat menggunakan cokelat dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kalau anak-anak mulai dari SD sampai SMA itu dalam paket MBG itu ada minuman cokelat atau apa begitu, saya kira itu bagus sekali,” kata Soetanto, di Bali, dikutip Rabu (26/11/2025).
Soetanto menjelaskan minuman cokelat dapat dijadikan bagian dari paket MBG. Menurutnya, minuman cokelat memiliki gizi yang tidak kalah dari susu. Meski demikian, penting untuk menyesuaikan kadar gula dalam kandungan menu tersebut.
Baca Juga
“Cokelat itu menyehatkan asalkan gulanya jangan banyak-banyak,” kata dia.
Wacana memasukkan menu cokelat ke program MBG ini muncul karena Soetanto melihat konsumsi cokelat dalam negeri tumbuh dari periode 2015 hingga 2024. Sayangnya, ini tak diikuti dengan kenaikan produksi kakao dari perkebunan lokal. Kondisi inilah yang menyebabkan kenaikan impor biji kakao.
Meskipun tumbuh, konsumsi cokelat masyarakat Indonesia berdasarkan data 2023 termasuk rendah. Konsumsi per kapita cokelat masyarakat hanya 0,3% per tahun.
Melihat potensi yang ada, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) berupaya untuk terus meningkatkan kualitas biji kakao dari pekebun. Para pekebun didorong untuk tidak menjual biji basah semata melainkan juga fermentasi.

