Groq-Equinix Hadirkan Layanan AI Latensi Rendah di Asia-Pasifik
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Groq resmi memperluas infrastruktur AI globalnya ke kawasan Asia-Pasifik melalui implementasi sistemnya di data center Equinix Sydney. Kolaborasi ini membuka akses bagi perusahaan di Indonesia untuk memanfaatkan inference AI berlatensi rendah dengan kontrol penuh atas kepatuhan data.
Ekspansi ini menjadi langkah lanjutan setelah peluncuran Groq di AS dan EMEA. Groq dan Equinix akan membangun salah satu fasilitas AI inference terbesar di Australia melalui pusat komputasi 4,5 MW yang diklaim menawarkan performa hingga lima kali lebih cepat dan lebih hemat biaya dibandingkan GPU tradisional.
Dua perusahaan ini mengandalkan Equinix Fabric untuk memastikan konektivitas aman, cepat, dan stabil bagi pelanggan di seluruh Asia-Pasifik. Lonjakan kebutuhan AI di kawasan mendorong urgensi kehadiran infrastruktur baru tersebut.
IDC mencatat investasi AI dan GenAI Asia-Pasifik diproyeksikan menembus US$110 miliar pada 2028, dengan pertumbuhan tahunan 24 persen sepanjang 2023–2028. Kombinasi mesin LPU Groq dan jaringan global Equinix dinilai dapat membantu perusahaan melakukan scale up beban kerja AI secara efisien.
CEO Groq Jonathan Ross menegaskan pentingnya ketersediaan compute yang merata. “Dunia tidak memiliki kapasitas komputasi yang cukup untuk semua orang membangun AI. Karena itu Groq dan Equinix memperluas akses, dimulai dari Australia,” ujarnya secara virtual, Senin (17/11/2025).
Sementara itu, General Manager Groq Asia-Pasifik Scott Albin menyebut, lebih dari separuh pengembang global GroqCloud sudah berada di kawasan ini. “Implementasi di Equinix Sydney menjadi langkah awal menghadirkan AI inference berperforma tinggi yang lebih dekat ke Asia-Pasifik, termasuk Indonesia,” katanya.
Di sisi lain, Equinix menilai kemitraan ini mempercepat adopsi AI di berbagai sektor. Presiden Equinix Asia-Pasifik Cyrus Adaggra mengatakan, jangkauan global Equinix memungkinkan pelanggan mengoperasikan alur kerja AI perusahaan dalam skala besar secara efisien.
Dengan kombinasi performa tinggi, efisiensi biaya, dan kepatuhan data, Groq dan Equinix menargetkan kemitraan ini menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekosistem AI di Asia-Pasifik, termasuk Indonesia sebagai pasar strategis.
"Ekosistem unik serta jangkauan global kami yang luas terus berperan sebagai gerbang konektivitas bagi pelanggan mereka dan memungkinkan alur kerja AI perusahaan berjalan secara efisien dalam skala besar,” tutupnya.

