Pemerintah Adopsi Model 'Heritage' Kayutangan untuk Penataan Kawasan Kumuh Jakarta
Kampung Heritage Kayutangan Jadi Rujukan Penataan Kawasan Kumuh di Jakarta
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Pemerintah berencana menjadikan Kampung Heritage Kayutangan di Kota Malang, Jawa Timur, sebagai percontohan dalam penataan kawasan kumuh di Kota Jakarta.
Rencana tersebut disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, dalam rapat bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda di Wisma Mandiri 2, Jakarta Pusat, Kamis (13/11/2025) malam.
“Saya juga punya mimpi bagaimana kita sama-sama kolaborasi. Bisa enggak kalau kita buat kawasan itu juga seperti di kawasan Kayutangan di Malang,” kata Ara, sapaan akrabnya Maruarar.
Salah satu kawasan kumuh yang dipertimbangkan untuk dilakukan penataan adalah Tanah Tinggi di Johar Baru, Jakarta Pusat. Ara menyebut, penataan kawasan tidak hanya berfokus pada bangunan rumah, tetapu juga peningkatan ekonomi masyarakat setempat.
Ia memberikan contoh warga bisa membuka usaha di rumah, seperti berjualan kopi atau gorengan kepada pengunjung menyusul kunjungan kerjanya di Kota Malang, tepatnya eks kawasan kumuh Kecamatan Klojen.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda menambahkan, penataan kawasan kumuh dapat dilakukan dengan mengedepankan unsur seni sehingga memunculkan daya tarik wisata.
“Jadi kalau kawasan itu dibikin jadi suatu kota wisata atau dengan konsep yang sangat menarik, mungkin mereka semua bisa bekerja di situ dan duitnya masuk, dia attract people untuk kunjungi,” ucap Sherly.
Profil Kampoeng Heritage Kajoetangan
Kayutangan atau Kampoeng Heritage Kajoetangan berada di pusat Kota Malang, tepatnya di Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen. Lokasinya dekat Balai Kota dan alun-alun Kota Malang, dengan akses masuk melalui Jalan Basuki Rahmat, Jalan Semeru, dan Talun.
Kawasan ini merupakan kampung tua yang sudah ada sejak abad ke-13 dan menyimpan banyak peninggalan era kolonial. Beberapa bangunan bersejarah di Kayutangan, antara lain Makam Mbah Honggo, Kuburan Tandak, Langgar Tua, Pasar Talun, serta terowongan.
Sejak 1920, Kayutangan dikenal sebagai destinasi wisata heritage dengan rumah-rumah lama yang masih terawat dan menjadi daya tarik wisatawan. Posisi kawasan yang dikelilingi hotel turut membuatnya ramai pengunjung.
Penataan kawasan dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan, termasuk penyediaan trotoar di sisi jalan dan kawasan bebas pedagang kaki lima sehingga wisatawan dapat berjalan kaki dengan leluasa, terutama di malam hari dengan pencahayaan lampu yang memadai.
Bangunan kuno di wilayah Kayutangan kini dimanfaatkan sebagai kafe, tempat makan, hingga toko. Keberadaan bangunan tersebut menjadi spot foto yang sering dikunjungi wisatawan karena nuansa masa lalu yang masih terasa.

