Menkomdigi Proyeksi Ekonomi Digital RI Capai Rp 35 Triliun pada 2030, Medan Wajib Ambil Bagian
Poin Penting
|
MEDAN, investortrust.id - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Viada Hafid menilai sektor agrikultur di Medan memiliki potensi besar untuk menjadi motor pertumbuhan ekonomi digital di kawasan barat Indonesia. Melalui Garuda Spark Innovation Hub yang baru diluncurkan di Pos Bloc Medan, pemerintah berharap inovasi berbasis pertanian dan ketahanan pangan dapat berkembang lebih pesat.
“Topiknya di Medan, innovation hub sesuai dengan kekuatan Sumatera Utara. Kita akan memfokuskan, meskipun tidak menutup kesempatan startup lainnya, pada inovasi-inovasi yang berbasis agrikultur dan ketahanan pangan,” ujar Meutya di Medan, Sabtu (8/11/2025).
Ia menjelaskan, fokus tersebut sejalan dengan arah transformasi digital nasional yang menempatkan sektor riil seperti pertanian dan pangan sebagai bagian penting dari ekonomi berbasis teknologi. “Kami ingin anak muda Medan menjadi pelaku utama dalam mendorong inovasi di sektor-sektor produktif yang dekat dengan kehidupan masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga
Menkomdigi: 80,6% Penduduk Indonesia Sudah Terkoneksi Internet
Lebih lanjut, Politisi Partai Golkar itu menegaskan bahwa potensi ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai Rp 35 triliun pada 2030, dan Medan harus ikut berkontribusi dalam pertumbuhan tersebut.
Baca Juga
Fitur AI Indosat (ISAT) Sukses Tangkal Ratusan Juta Upaya Penipuan Digital
Menurutnya, capaian itu menunjukkan kekuatan talenta digital di Medan yang harus terus dioptimalkan. “Data menunjukkan modalitas anak-anak muda Medan sangat tinggi. Kami ingin mereka ikut mengambil 'kue' (bagian) dari nilai ekonomi digital Rp 35 triliun itu,” ujarnya.
Kehadiran Garuda Spark Innovation Hub, lanjut Meutya, menjadi langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekosistem digital di Sumatera Utara dengan menghubungkan talenta, industri, dan investor dalam satu ruang kolaboratif.
Sebagai informasi, Garuda Spark Innovation Hub merupakan platform nasional yang ditargetkan dapat mencetak dua juta wirausahawan teknologi baru dari seluruh Indonesia hingga 2029. Kota Medan pun diharapkan dapat menyumbang sekitar 5% dari total target tersebut.

