Telkomsel (TSEL) Nilai Kebijakan Spektrum Jadi Kunci Investasi 5G Secara Nasional
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Telkomsel (TSEL) menilai kebijakan pengelolaan spektrum frekuensi yang efisien menjadi kunci keberhasilan investasi jaringan 5G di Indonesia. Perusahaan turut mendukung langkah pemerintah memperluas jaringan agar target cakupan 32% pada 2030 dapat tercapai.
Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi mengatakan bahwa tata kelola spektrum yang berkeadilan dan berkelanjutan penting untuk menciptakan iklim investasi digital yang sehat. “Telkomsel mendukung penuh upaya pemerintah dalam mewujudkan transformasi digital nasional melalui perluasan jaringan 5G secara merata dan berkelanjutan,” ujarnya kepada investortrust.id, Jumat (31/10/2025).
Baca Juga
Telkomsel Uji Coba Registrasi Pelanggan Gunakan Teknologi Biometrik
Ia menilai kebijakan insentif fiskal, penyesuaian biaya spektrum, dan percepatan infrastruktur pasif, seperti fiber optik akan turut mempercepat adopsi 5G di seluruh wilayah. Telkomsel juga menekankan pentingnya ketersediaan perangkat 5G terjangkau agar layanan bisa diakses lebih luas.
Di sisi lain, strategi bundling lintas sektor dinilai dapat memperkuat adopsi dan literasi digital masyarakat. Perusahaan pelat merah itu berharap sinergi ini dapat mempercepat pemerataan layanan 5G sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi digital nasional. "Telkomsel yakin percepatan pemerataan akses 5G dapat tercapai sesuai target pemerintah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang inklusif dan berdaya saing," tutup Fahmi.
Baca Juga
Telkomsel (TSEL) Beberkan Keunggulan Solusi AI Mereka Dibanding Kompetitor, Apa Itu?
Pemerintah menargetkan cakupan jaringan 5G nasional akan mencapai 32% pada 2030. Kemenkomdigi juga sedang menyiapkan spektrum baru, seperti 700 MHz dan 2,6 GHz untuk memperluas jangkauan dan efisiensi infrastruktur digital nasional.

