Telkomsel (TSEL) Beberkan Keunggulan Solusi AI Mereka Dibanding Kompetitor, Apa Itu?
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Telkomsel (TSEL) menegaskan bahwa solusi AI yang mereka kembangkan memiliki diferensiasi dibanding kompetitor. Hal ini disampaikan POH VP Corporate Strategy, Innovation, Sustainability and Marketing Telkomsel, Jockie Heruseon, dalam acara Solution Day 2025 di Jakarta, Kamis (21/8/2025).
Menurut Jockie, kekuatan Telkomsel ada pada basis pelanggan yang sangat besar. Data pelanggan tersebut menjadi sumber insight penting dalam mengembangkan inovasi internal.
“Most likely (layanannya) sama, tapi kami punya in-house inovasi yang kami lakukan di dalam. Dengan subscriber yang lebih besar, data itu buat kami sangat powerful,” kata Jockie saat ditanya oleh investortrust.id.
Ia mencontohkan salah satu produk baru Telkomsel, yakni SiteSense, yang lahir dari program inovasi internal perusahaan. SiteSense memanfaatkan data mobilitas dan demografi untuk menghasilkan analisis berbasis lokasi.
“Misalnya pelaku ritel ingin membuka cabang baru, SiteSense bisa memberikan gambaran jumlah populasi, perilaku masyarakat, hingga spending power. Dari situ bisa ditentukan apakah lokasi tersebut prospektif atau tidak,” jelasnya.
Produk ini, kata Jockie, bahkan sudah diujicobakan bersama Dinas Pariwisata Sumatera Barat. Hasilnya, SiteSense terbukti memberikan nilai tambah dalam pengambilan keputusan strategis pemerintah setempat.
Menyoal kondisi industri yang harus berhemat namun tetap didorong berinvestasi teknologi, Jockie mengakui tantangannya besar. Menurutnya, tren global yang sarat ketidakpastian, mulai dari geopolitik hingga pelemahan makroekonomi, memang membuat dunia usaha serba sulit.
“Benar, kondisinya memang tidak baik-baik saja dan berat, sementara mereka (perusahaan) harus invest lagi. Tapi kalau tidak melakukan apa-apa, hasilnya sudah bisa ditebak,” tegasnya.
Ia menyebut investasi digital perlu dipandang sebagai langkah strategis, bukan sekadar biaya. “Yang namanya bisnis bukan masalah mahal atau murah, tapi soal untung rugi. Kalau ada cuan, bisnisnya tetap jalan,” ujarnya.
Dengan pemanfaatan data dan inovasi internal, anak perusahaan Telkom itu optimistis solusinya dapat membantu industri tetap resilien. Telkomsel juga berharap adopsi AI bisa menjadi titik balik bagi dunia usaha untuk lebih efisien sekaligus tumbuh.

