Bagikan

Kompleksitas Tertinggi, Kilang Balongan Pertamina Jadi Tulang Punggung Energi Nasional

Poin Penting

Kilang Balongan memiliki NCI 11,9 dan kapasitas pengolahan 150.000 barel per hari.
Produksi meliputi Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Diesel X berstandar Euro 5.
Menjadi penopang utama pasokan energi bagi kawasan industri Jabodetabek dan Banten.

JAKARTA, Investortrust.id – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) mengoperasikan Kilang Balongan, fasilitas pengolahan minyak paling kompleks di Indonesia dengan Nelson Complexity Index (NCI) mencapai 11,9. Kompleksitas tinggi ini mencerminkan kemampuan kilang dalam mengolah berbagai jenis minyak mentah menjadi produk bernilai tinggi.

Kilang yang berlokasi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memegang peran vital dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) untuk wilayah Barat Pulau Jawa, terutama kawasan industri di Jabodetabek dan Banten.

Pjs Corporate Secretary KPI Muttaqin Showwabi menjelaskan, posisi strategis Kilang Balongan membuatnya menjadi pusat penopang suplai energi bagi kawasan industri terbesar di Asia Tenggara. “Kilang Balongan memiliki fungsi vital karena lokasinya paling dekat dengan jantung perekonomian Indonesia, yakni Jabodetabek dan Banten,” ujar Muttaqin, Jumat (31/10/2025).

Baca Juga

Muat 2 Juta Barel, Tangki Baru Pertamina di Kilang Balikpapan Luasnya Setara 47 Lapangan Padel

Ia menambahkan, di wilayah tersebut terdapat berbagai kawasan industri nasional dan internasional, termasuk Kawasan Industri Cikarang dan Bekasi, serta sentra manufaktur besar di Karawang, Purwakarta, dan sebagian wilayah Banten. Keberadaan kilang ini menjadi penentu kelancaran pasokan energi di kawasan dengan aktivitas ekonomi tertinggi di Indonesia.

Kilang Balongan mulai beroperasi sejak 1994 dengan kapasitas pengolahan awal 125.000 barel per hari. Kapasitas itu meningkat menjadi 150.000 barel per hari setelah penyelesaian proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Phase-I pada unit Crude Distillation Unit (CDU) pada 2022.

Kilang Balongan Pertamina. (Dok Pertamina)
Source: Dok Pertamina

“Untuk memperkuat kapasitas dan fleksibilitas penyimpanan bahan bakar jenis gasoline, KPI baru-baru ini menyelesaikan pembangunan empat tangki baru berkapasitas masing-masing 29.000 meter kubik,” kata Muttaqin.

Dengan teknologi pengolahan canggih, Kilang Balongan mampu menghasilkan produk bernilai tinggi, seperti Pertamax (RON 92) dan Pertamax Turbo (RON 98) yang merupakan bahan bakar ramah lingkungan, serta Pertamina Dex dan Dexlite, bahan bakar diesel berstandar Euro 5 dengan kandungan sulfur sangat rendah.

Baca Juga

Plaju, Kilang Tertua Pertamina Catat Produksi 12 Juta Barel Gasolin dan 'Gasoil' hingga Agustus

Inovasi Produk Ramah Lingkungan

Selain BBM unggulan, Kilang Balongan juga berinovasi memproduksi Diesel X, bahan bakar diesel ultra rendah sulfur yang ramah lingkungan. Kilang ini juga menghasilkan go foam, bahan kimia khusus untuk mencegah pembentukan busa dalam proses pengolahan minyak. Produk lainnya, meliputi Avtur, Propilena, dan LPG, yang seluruhnya berkontribusi pada stabilitas pasokan energi nasional.

Muttaqin menegaskan, kualitas produk Kilang Balongan dijaga ketat melalui laboratorium tersertifikasi SNI ISO/IEC 17025:2017 dari Komite Akreditasi Nasional (KAN). “Dengan kombinasi teknologi canggih, kapasitas besar, serta kompleksitas tinggi, Kilang Balongan menjadi tulang punggung dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan,” tutupnya.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024