Penumpang LRT Jabodebek di Stasiun Kampung Rambutan Naik 63,6%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — LRT Jabodebek, entitas PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat peningkatan signifikan jumlah pengguna di Stasiun Kampung Rambutan sepanjang Januari hingga September 2025. Total pengguna yang melakukan tap in mencapai 427.644 orang, naik 63,6% dibandingkan periode yang sama 2024 sebanyak 261.447 pengguna.
Sementara itu, jumlah pengguna yang melakukan tap out tercatat sebanyak 415.605 orang atau tumbuh 55,9% dibandingkan 266.660 pengguna pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga
Menhub dan Gubernur Dedi Bahas Integrasi Transportasi Jabar, dari LRT hingga Kereta Cepat
Executive Vice President LRT Jabodebek, Purnomosidi menyatakan, peningkatan jumlah pengguna di Stasiun Kampung Rambutan mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem transportasi publik yang terintegrasi.
"Kehadiran LRT Jabodebek di Kampung Rambutan bukan hanya menambah pilihan moda, tetapi juga menghadirkan kemudahan berpindah antarmoda secara nyaman dan efisien. Kami ingin memastikan setiap perjalanan masyarakat menjadi lebih praktis dan terhubung," kata Purnomosidi dalam keterangan resmi, Jumat (24/10/2025).
Stasiun Kampung Rambutan menjadi salah satu titik integrasi utama karena berdekatan dengan Terminal Kampung Rambutan, yang terhubung dengan berbagai moda transportasi lain. Dari stasiun ini, pengguna dapat melanjutkan perjalanan menggunakan Transjakarta dengan enam rute utama, antara lain rute 7 (Kampung Rambutan – Kampung Melayu) dan 7A (Kampung Rambutan – Lebak Bulus).
Selain itu, tersedia layanan Mikrotrans rute JAK38 (Bulak Ringin – Kampung Rambutan) dan JAK72 (Kampung Rambutan – Pasar Rebo via Poncol), angkutan kota T12 (Ciracas), bus kota menuju Bogor, Bekasi, dan Depok, serta bus antarkota antarprovinsi (AKAP) ke berbagai wilayah di Jawa dan Sumatra. Layanan Damri menuju Bandara Soekarno-Hatta juga tersedia di kawasan ini.
Baca Juga
KAI Group Layani 369 Juta Pelanggan hingga September 2025, LRT Jabodebek Tumbuh Pesat
LRT Jabodebek menyatakan akan terus memperkuat integrasi antarmoda di sejumlah titik strategis untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan perjalanan masyarakat di wilayah Jabodetabek.
"Dengan dukungan integrasi antarmoda yang semakin baik, LRT Jabodebek terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, andal, dan memberi dampak nyata bagi mobilitas masyarakat perkotaan," pungkas Purnomosidi.

