PU Buka Peluang Uji Coba MLFF di Ruas Tol Jabodetabek atau Trans-Jawa
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) membuka peluang uji coba lanjutan sistem pembayaran tol nirsentuh atau multi-lane free flow (MLFF) di ruas tol kawasan Jabodetabek atau di Trans-Jawa.
Kepala BPJT Wilan Oktavian mengatakan, lokasi uji coba lanjutan masih dalam pembahasan. Menurutnya, BPJT mempertimbangkan pelaksanaan di wilayah dengan tingkat kompleksitas lalu lintas lebih tinggi dibandingkan uji coba sebelumnya di Tol Bali – Mandara.
“Itu yang belum tahu. Tadi saya diskusi mungkin pengennya yang lebih kompleks, lebih challenging. Misalnya di Jabodetabek atau di Trans-Jawa,” kata Wilan, di sela-sela acara HunIndo Tech 6.0 di Hotel Four Seasons, Jakarta, Senin (20/10/2025).
Baca Juga
Soal Kelanjutan Proyek Tol Nirsentuh MLFF, Wamen PU Beri Kabar Terbaru
Wilan menjelaskan, uji coba lanjutan MLFF merupakan tindak lanjut dari kesepakatan pada 2023 yang belum sempat dilaksanakan. “Makanya ini tadi disampaikan oleh Pak Menteri (Menteri PU Dody Hanggodo) akan dilakukan uji coba, karena pada saat uji coba 2023 itu disepakati akan ada tambahan uji coba, lanjutannya. Itu yang belum sempat dilaksanakan. Ini mungkin ke depan akan kita coba evaluasi lagi,” ujarnya.
Terkait kesiapan Indonesia penerapan MLFF, Wilan menyebut pemerintah masih melakukan evaluasi secara menyeluruh. Program ini disebut sebagai proyek besar yang perlu dijalankan secara hati-hati. “Kita menuju ke sana. Kalau masalah siap memang ini program besar, jadi memang harus hati-hati. Kita memang lagi ngereviu kesiapan masing-masing,” imbuh Wilan.
Lebih lanjut, Wilan menyampaikan, badan usaha jalan tol (BUJT) pada prinsipnya siap mengadopsi sistem MLFF sesuai amanah pemerintah. Namun, mekanisme penerapannya masih dalam pembahasan. “Kalau amanahnya kan harus bersedia, tetapi bagaimana mekanismenya itu yang mungkin perlu disusul,” tandasnya.
Ia menambahkan, penerapan MLFF akan dilakukan secara bertahap melalui skema transisi sebelum sepenuhnya beroperasi tanpa sentuhan. “Kalau skemanya memang ada transisi. Jadi transisinya kalau sekarang kan ada nge-tap, ada barrier. Nanti tidak nge-tap, tetapi pakai barrier dahulu. Nanti kalau sudah oke semua baru tidak nge-tap dan tidak ada barrier,” tutur Wilan.
Sebelumnya, Menteri PU Dody Hanggodo mengungkapkan, proyek sistem pembayaran tol MLFF sempat terkendala pada proses lelang atau tender yang tidak berjalan optimal. “Banyak (masalah), dari mulai tender awalnya berantakan,” kata Dody saat ditemui di kantor Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta, Selasa (14/10/2025) lalu.
Baca Juga
Menteri PU Siapkan Kelanjutan Proyek Tol Nirsentuh (MLFF) dengan Hungaria
Meski demikian, Dody menegaskan pemerintah tetap berkomitmen melanjutkan proyek tersebut dengan melakukan kajian ulang dan persiapan uji coba baru.
Ia menambahkan, Kementerian PU tengah menyiapkan jadwal untuk pelaksanaan uji coba ulang MLFF dalam waktu dekat. “Tahun ini, secepatnya,” ucap Dody.
Penerapan sistem MLFF direncanakan menggantikan pembayaran tol konvensional menggunakan kartu uang elektronik (KUE). Dengan sistem ini, transaksi dilakukan secara otomatis melalui teknologi global navigation satellite system (GNSS) tanpa perlu berhenti di gerbang tol.

