40 Tahun Setia, Seragam Loreng Corak Malvinas Diganti pada HUT TNI di Monas
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan tampil dengan pakaian dinas lapangan bercorak loreng baru pada peringatan HUT ke-80 yang digelar di Monas, Jakarta, Minggu (5/10/2025). Seragam anyar ini akan dikenakan secara serentak oleh seluruh prajurit, menggantikan corak loreng Malvinas yang telah digunakan selama lebih dari 4 dekade atau 40 tahun.
Sebanyak 100.000 personel akan dilibatkan dalam perayaan akbar tersebut.
Baca Juga
Menhan Sjafrie: Prajurit TNI Tetap Jaga Obyek Vital Nasional Termasuk Gedung DPR/MPR
Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita menjelaskan bahwa penggunaan seragam baru tersebut telah mendapat persetujuan sejak bulan lalu. “Iya, ini sebelumnya dari keputusan Bapak Panglima. Nanti akan pakai semua (saat HUT TNI). Sebenarnya sudah mulai per 27 September,” kata Tandyo kepada awak media di kantor Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta, Rabu (1/10/2025).
Tandyo menyebut perubahan corak loreng dilakukan sebagai bentuk penyegaran sekaligus penyesuaian dengan kebutuhan operasional prajurit di lapangan. Menurutnya, loreng Malvinas yang digunakan saat ini sudah terlalu lama dipakai sejak era Perang Malvinas pada 1982.
“Ini kan (corak) loreng Malvinas yang lama ya. Dari tahun 1982 (dari) Perang Malvinas. Jadi itu (alasan) yang pertama. Yang kedua, vegetasinya ya. Jadi kalau kita masuk ke hutan dan sebagainya, ini lebih tersamar,” tambahnya.
Peringatan HUT ke-80 TNI akan dipusatkan di kawasan Monas, Jakarta. Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen TNI Freddy Ardianzah menyebut sebanyak 100.000 personel akan dilibatkan dalam perayaan akbar tersebut.
Baca Juga
Wakil Panglima TNI Bantah Soal Adanya Skenario Darurat Militer
"Direncanakan melibatkan personel TNI dan masyarakat yang tergabung dalam komponen cadangan dan pendukung dengan jumlah sekitar 100 ribuan, yang masih dinamis menyesuaikan dengan kebutuhan dan gelar pasukan," kata Freddy, dikutip dari Antara.
Dalam perayaan tersebut, prajurit TNI Angkatan Darat, Laut, dan Udara akan menampilkan simulasi tempur, defile alat utama sistem senjata (alutsista), serta pengamanan wilayah Monas. Setiap pasukan elite dari masing-masing matra juga akan memamerkan kemampuan tempurnya dalam rangkaian acara di Silang Monas, Jakarta Pusat.

