Konektivitas Digital Kini Jangkau 80,8% Penduduk Indonesia
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut capaian konektivitas nasional kini menjangkau 80,8% penduduk di Indonesia. Angka tersebut menandai kemajuan signifikan dalam pemerataan akses teknologi bagi masyarakat.
Pencapaian itu disampaikan Meutya dalam peringatan HUT ke-24 Kemenkomdigi di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Selasa (23/9/2025). Ia menyebut momentum ini sebagai saat yang tepat untuk refleksi dan langkah konkret membangun ekosistem digital yang tangguh.
“Secara resmi kita telah mendapat laporan BPK yang menyebutkan status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk tahun 2024. Terima kasih atas kerja keras seluruh tim di Kemenkomdigi yang luar biasa,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Meutya menegaskan capaian tersebut masih menjadi tantangan. Ia mengajak seluruh unit kerja menguatkan semangat refleksi, aksi, dan kolaborasi demi mencapai visi besar transformasi digital nasional.
Lebih lanjut, Ditjen Infrastruktur Digital dan BAKTI menjadi garda terdepan dalam perluasan konektivitas hingga menjangkau lebih dari empat perlima penduduk. Capaian ini dipandang strategis karena membuka akses digital bagi jutaan masyarakat di wilayah terpencil.
Selanjutnya Ditjen Pengawasan Ruang Digital dinilai berhasil menjaga ruang siber tetap aman dari judi online dan konten negatif, sekaligus meluncurkan PP Tunas untuk perlindungan anak.
Baca Juga
Rekening Judol Mulai Diblokir, Meutya Hafid: Situs Bisa Diulang, Rekening Tidak!
Sementara Ditjen Komunikasi Publik dan Media mencatat tingkat kepuasan publik mencapai 83,41% dengan indeks keterbukaan informasi 75,65%. Ditjen Ekosistem Digital juga berperan mendampingi startup nasional meraih prestasi di tingkat ASEAN dan menyiapkan regulasi kecerdasan buatan (AI).
Peran Ditjen Teknologi Pemerintahan Digital disebut krusial dalam mengawal integrasi layanan publik dan penyatuan data nasional. Adapun Badan Pengembangan SDM Kemenkomdigi dinilai penting dalam mempersiapkan talenta digital melalui berbagai program pelatihan dan literasi.
“Semua capaian ini penting, tetapi tugas kita ke depan lebih besar lagi. Jadikan ulang tahun ke-24 ini momentum memperkuat semangat kebersamaan membangun ruang digital Indonesia yang aman, tangguh, dan inklusif,” tutup Menkomdigi.

