REI Kaji Pengelolaan Aset Wisma Atlet Kemayoran dan Perumnas untuk Program 1 Juta Rumah
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Realestat Indonesia (REI) tengah mengkaji pengelolaan aset pemerintah di Kemayoran dan aset perusahaan pelat merah sektor properti, yaitu Perum Perumnas untuk mendukung program 1 juta rumah di kawasan perkotaan.
Ketua Umum REI, Joko Suranto menyampaikan, saat ini terdapat dua skema yang sedang dijalankan pemerintah, yakni pengelolaan aset di Wisma Atlet Kemayoran dan aset milik Perumnas.
“Insyaallah, di akhir bulan depan bisa kita serahkan (dokumennya) ke Pak Menteri (Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait),” ujar Joko dalam acara sosialisasi kredit perumahan di Jakarta, Rabu (17/9/2025).
Baca Juga
Pertemuan & Simposium Perumahan “Warisan Bangsa” Hadirkan Antusiasme 1.380 Peserta
Menurut Joko, pemerintah telah mengagendakan penyediaan tanah gratis untuk mendukung program tersebut. Ia menjelaskan, terdapat dua pola pengelolaan yang tengah dipertimbangkan.
Pertama, pola yang dilakukan oleh Perumnas, bahwa bangunan berdiri di atas tanah berstatus hak pengelolaan lahan (HPL), tetapi dapat dibaliknamakan menjadi hak milik. Kedua, pengelolaan tanah di Kemayoran, yang status kepemilikannya adalah milik negara dengan HPL. Dalam skema tersebut, hak yang dapat ditransaksikan adalah hak guna bangunan (HGB) di atas HPL.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensetneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan tiga dari 10 tower Wisma Atlet siap diresmikan dan kuncinya akan diserahterimakan di akhir April 2025.
Hal itu disampaikan seusai pertemuan dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, dan Deputi Bidang SDM, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN Tedi Bharata, hingga seluruh direksi BUMN Karya.
“Sebagian sudah, 3 tower sudah selesai. Sisanya (7 tower) belum, yang 3 tower sedang kita atur jadwalnya. (Tapi bisa diresmikan akhir April ini?) Insyaallah,” ungkap Prasetyo di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Senin (14/4/2025) lalu.
Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Kementerian Sekretaris Negara, serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah mensurvei progres renovasi Wisma Atlet Kemayoran pada 13 Januari 2025 guna menyiapkan hunian bagi aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Baca Juga
Jika Habis Terserap, Danantara Akan Tambah Anggaran untuk KUR Perumahan Hingga Rp 250 T
“Agar tepat sasaran, direktur rumah susun akan membantu memikirkan kriteria terhadap calon penghuni rusun. Sebagai tindak lanjut, pada Senin, 13 Januari 2025 nanti rencananya akan melakukan kunjungan kerja ke Wisma Atlet bersama Kepala BPKP dan Mensesneg,” kata Menteri PKP, Maruarar Sirait beberapa waktu lalu.
Maruarar menyampaikan, penyelesaian renovasi atau revitalisasi Wisma Atlet menelan biaya Rp 367 miliar dan ditargetkan rampung di kuartal II-2025 mendatang. “Wisma Atlet Kemayoran tengah direvitalisasi dan ditargetkan rampung seluruhnya pada April 2025,” tutup Ara.

