KRL Mania Harus Sabar! Peresmian Stasiun Jatake Mundur Tunggu Sinyal Sinar Mas Land
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Rencana peresmian Stasiun Jatake, Pagedangan, Tangerang yang semula dijadwalkan pada Agustus 2025 tertunda. Hingga kini, penyelesaian proyek masih menunggu pihak investor, yakni Sinar Mas Land melalui PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api (LLKA) Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, Arif Anwar menyampaikan, seluruh perizinan proyek tersebut sudah tuntas.
“Stasiun Jatake memang waktu itu direncanakan untuk diresmikan sekitar Agustus. Namun, sampai saat ini belum selesai penyelesaian proyeknya dari investor. Terkait perizinan dan sebagainya sudah clear, tinggal menunggu investor,” kata Arif di kantornya, Kemenhub, Jakarta, Senin (15/9/2025).
Baca Juga
Progres Fisik Capai 76%, Stasiun Jatake Lin Rangkasbitung Bakal Rampung Juli 2025
Sebelumnya, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memastikan pengoperasian Stasiun Jatake di kereta rel listrik (KRL) lintas Rangkasbitung dilakukan pada 2025 ini.
"Itu kan tinggal menunggu dari DJKA-nya kan sudah mau selesai itu (stasiun) Jatake. Kayaknya tahun ini deh (diresmikan operasi Stasiun Jatake)," kata Public Relations Manager KCI, Leza Arlan saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (12/9/2025).
Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI bersama PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatatkan progres fisik proyek Stasiun Jatake mencapai 75,9% atau 76% dan ditargetkan rampung Juli 2025.
Vice President Relations KAI, Anne Purba menyampaikan, Stasiun Jatake bukan sekadar penambahan titik layanan di lintas (lin) Tanah Abang-Rangkasbitung, melainkan sebagai konsep pelayanan transportasi berbasis integrasi kawasan.
''Stasiun Jatake menjadi stasiun pertama hasil kolaborasi KAI dan swasta dengan konsep seamless connection ke area pusat perbelanjaan,'' kata Anne beberapa waktu lalu.
Baca Juga
Progres Pembangunan Stasiun Jatake Kolaborasi KAI dan BSD (BSDE) Capai 92,78%
Stasiun Jatake akan langsung terhubung dengan pusat perbelanjaan agar mempermudah akses ke berbagai fasilitas publik dan komersial bagi pengguna commuter line sekaligus mendukung pengembangan kawasan berbasis transit oriented development (TOD).
''Dari sisi KAI, keberadaan Stasiun Jatake memperluas jangkauan layanan dan memperkuat posisi perusahaan dalam memberikan transportasi yang adaptif terhadap dinamika urban modern,'' jelas Anne.

