Pameran Plastic & Rubber Indonesia Digelar, Dorong Proyeksi Ekspor Plastik hingga US$ 3,1 Miliar
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Pamerindo Indonesia bersama Himpunan Polimer Indonesia (HPI) meluncurkan Pameran Plastic Material & Chemical, yakni sebuah sub-show atau pameran yang akan memperkuat riset, pengembangan material, dan perluasan akses pasar bagi industri plastik dan polimer nasional.
Portfolio Director PT Pamerindo Indonesia Meysia Stephannie, menjelaskan, kehadiran sub-show baru di pameran Plastic & Rubber Indonesia yang digelar 19-22 November 2025 di JiExpo Kemayoran, kian relevan dengan proyeksi ekspor plastik Indonesia yang diperkirakan menembus US$ 3,1 miliar pada 2028.
"Kami melihat ada suatu urgesi untuk bisa menghadirkan platform yang tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga kolaboratif yang mendorong riset inovasi dalam perkembangan ekspor," ucap Meysia saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (9/9/2025).
Sebagai sektor strategis, industri plastik dan polimer memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Kontribusi sektor manufaktur terhadap PDB Indonesia pada Kuartal II 2025 tercatat sebesar 18,67%, naik dari 18,52% (yoy).
Baca Juga
Ada 350 Merek, Pameran Waralaba Terbesar IFRA 2025 Siap Guncang Jakarta
"Konsumsi domestik pun menunjukkan rang yang kuat dan ini diproyeksikan bisa naik lebih dari 7 juta ton pada tahun 2024 dan jadi lebih dari 9 juta ton pada tahun 2030," terangnya.
Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Pengembangan dan Penguatan Organisasi HPI Tita Puspitasari menekankan, peningkatan kebutuhan industri tidak hanya tentang ketersediaan material, melainkan juga harus diimbangi dengan inovasi, efisiensi, dan keberlanjutan.
Tita menjelaskan, kebutuhan akan material berteknologi maju, mulai dari engineering plastics hingga polimer ramah lingkungan, semakin mendesak seiring perkembangan tren industri hijau. Inovasi dalam menghasilkan material yang lebih ringan, kuat, dan berkelanjutan kini menjadi kunci untuk mendorong daya saing industri.
"Selain itu, teknologi plastic recycling juga menghadirkan peluang strategis dalam membangun circular economy yang efisien dan berorientasi pada keberlanjutan. Melalui kolaborasi ini, inovasi polimer nasional diperkuat agar mampu memberikan kontribusi nyata sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pasar global,” jelas Tita.

