Transaksi Lebih Praktis, LRT Jabodebek Terapkan QRIS Tap Oktober 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui operator LRT Jabodebek menargetkan penerapan sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS Tap di seluruh stasiun pada Oktober 2025.
Inovasi ini diharapkan mempermudah transaksi penumpang sekaligus mempercepat integrasi layanan transportasi publik di Jabodetabek.
Baca Juga
Permata Cimanggis di Depok Tawarkan Hunian Strategis Dekat LRT dan Tol dengan Fasilitas Lengkap
Executive Vice President Divisi LRT Jabodebek Mochamad Purnomosidi menjelaskan, pihaknya bersama Bank Indonesia (BI) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) tengah memfinalisasi persiapan sistem berbasis teknologi near field communication (NFC) tersebut.
“Kemungkinan itu (QRIS Tap) akan kita launching di awal Oktober. Insyaallah kita selesaikan itu (prasarananya), karena target dari Bank Indonesia juga diharapkan kita bisa soft launching QRIS Tap ini,” ungkapnya saat media gathering di Menteng, Jakarta, Kamis (28/8/2025).
QRIS Tap sudah berlaku di moda lain
QRIS Tap merupakan sistem pembayaran nirsentuh yang memungkinkan pengguna cukup menempelkan ponsel atau kartu berteknologi NFC di gate masuk tanpa perlu memindai kode QR secara manual. Layanan ini sebelumnya telah diujicoba di berbagai moda transportasi publik.
Baca Juga
Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Dicky Kartikoyono mengatakan, QRIS Tap sudah digunakan pada layanan bus dengan 120 armada Damri dan TemanBus. Di transportasi mass rapid transit (MRT), layanan tersebut berlaku penuh untuk rute Bundaran HI–Lebak Bulus.
“Sekarang ini kita launch bertahap untuk ruas yang single tariff, yaitu masuk di ujung di HI, keluar di Lebak Bulus untuk MRT. Kalau yang di bus sudah hampir semua karena banyak yang single tariff, seperti Royal Trans dari Transjakarta, Damri juga itu single tariff, umumnya semua single tariff bisa,” jelas Dicky.

