LRT Jabodebek Siap Terapkan QRIS Tap di September 2025
JAKARTA, investortrust.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI bakal menerapkan sistem pembayaran dengan QR Code Indonesian Standard (QRIS) Tap pada September 2025 mendatang.
Hal ini sejalan dengan peluncuran QRIS Tap oleh Bank Indonesia (BI) yang mulai digunakan pada Jumat (14/3/2025). Layanan QRIS Tap diperuntukkan pada transaksi di moda transportasi dan layanan umum, rumah sakit (RS), hingga perguruan tinggi.
Baca Juga
Siap-siap! KAI Commuter mulai Terapkan QRIS Tap di Semester II-2025
Executive Vice President LRT Jabodebek Mochamad Purnomosidi mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan sarana dan prasarana teknologi di seluruh stasiun LRT Jabodebek yang ditargetkan pada September 2025 sudah bisa melayani pembayaran dengan QRIS Tap.
“Kami ingin memastikan masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam bertransaksi di LRT Jabodebek. Dengan adanya QRIS Tap, pengguna akan semakin mudah mengakses layanan LRT Jabodebek, sehingga diharapkan semakin banyak masyarakat yang menjadikan LRT Jabodebek sebagai moda transportasi mereka,” kata Purnomosidi dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (18/3/2025).
Dia menambahkan, saat ini metode pembayaran di LRT Jabodebek, antara lain menggunakan kartu multi-trip (KMT) commuter line, kartu uang elektronik perbankan, Access by KAI, serta aplikasi LinkAja.
“Sebagai bagian upaya meningkatkan layanan dan kemudahan bagi pengguna, LRT Jabodebek terus mengadopsi berbagai inovasi dalam sistem pembayaran, salah satunya penerapan QRIS Tap. Sistem ini memungkinkan pengguna melakukan transaksi hanya dengan memindai QR Code menggunakan ponsel yang memiliki fitur near field communication (NFC),” ujar Purnomosidi.
Diberitakan sebelumnya, PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) telah menyatakan siap menerapkan teknologi pembayaran dengan QRIS Tap pada semester II 2025, tepatnya di September.
Vice President Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus mengatakan, transaksi dengan QRIS Tap perlu dukungan dari sisi teknis dan teknologi informasi (TI). Menurutnya, tim teknis KAI Commuter setidaknya perlu waktu sekitar 6 bulan untuk mengembangkan sarana dan prasarana di tiap stasiun.
Baca Juga
KAI Commuter Ubah Pola Operasi Imbas Pembangunan Stasiun Tanah Abang
Dia menyebutkan, KAI Commuter menargetkan implementasi QRIS Tap secara menyeluruh di seluruh stasiun dan layanan kereta rel listrik (KRL) pada pekan pertama September 2025 dengan mempertimbangkan kesiapan teknis maupun operasional.
“Harapannya layanan QRIS Tap dapat berjalan dengan baik dan tanpa ada kendala di seluruh stasiun, baik Jabodetabek maupun Yogyakarta-Solo, pada saat akan diimplementasikan nanti,” tutur Joni.
Perlu diketahui, selama ini KAI Commuter selaku operator Commuter Line atau KRL Jabodetabek, Yogyakarta-Palur dan commuter line perkotaan Bandung dan Surabaya saat ini sudah menerapkan ragam metode transaksi pembelian tiket dengan menggunakan KMT, kartu bank, QR Code by C-Access, GoTransit, dan Acces By KAI di masing-masing commuter line.

