Wamen PU: Anggaran Dipulihkan, Fokus Bangun Sekolah, MBG, hingga Jalan Daerah
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU), Diana Kusumastuti memastikan anggaran kementeriannya yang sempat terpangkas kini dikembalikan. Semula, pagu awal tahun anggaran 2025 ditetapkan Rp 110,95 triliun, tetapi terkena efisiensi besar hingga hanya tersisa Rp 29,57 triliun. Setelah rekonstruksi, jumlahnya naik menjadi Rp 50,48 triliun.
“Dahulu dipangkas, sekarang sudah tidak. Sekarang dikembalikan,” kata Diana saat menghadiri Indonesia Summit 2025 di Jakarta, Rabu (27/8/2025).
Efisiensi tersebut merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD yang diteken Presiden Prabowo Subianto pada 22 Januari 2025. Seiring berakhirnya implementasi inpres itu, anggaran sejumlah kementerian dan lembaga kembali dinaikkan.
Menurut Diana, tambahan anggaran dibutuhkan untuk mendukung program prioritas pemerintah, antara lain pembangunan satuan pelayanan pemenuhan gizi atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), sekolah rakyat, serta infrastruktur air. “Sekarang kita harus membangun sekolah rakyat, konektivitas, juga program MBG,” ujarnya.
Kementerian PU juga mendapat mandat melaksanakan Inpres Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah. Tahun ini, anggaran sekitar Rp 4 triliun disiapkan untuk perbaikan jalan provinsi dan kabupaten.
“Kalau kita lihat, kemantapan jalan nasional baru 8,9% dari total ruas 47.000 kilometer. Jalan daerah dan provinsi bahkan masih di bawah 70%. Itu harus diperbaiki,” tutur Diana.
Selain itu, Kementerian PU juga menjalankan Inpres Nomor 2 Tahun 2025 mengenai percepatan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi untuk swasembada pangan, serta Inpres Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.
Dalam konteks itu, kementerian ikut membangun dan merenovasi sekolah rakyat hingga 2026. “Kita bangun banyak, 260 sekolah kita renovasi dan membangun 100 sekolah tahap II,” pungkas Diana.
Mulanya pagu awal Kementerian PU Tahun Anggaran (TA) 2025 ditetapkan sebesar Rp 110,95 triliun. Namun, karena adanya refocusing anggaran di awal tahun ini, anggarannya terpangkas hingga Rp 29,57 triliun.
Lalu, dengan adanya rekonstruksi efisiensi, anggaran Kementerian PU bertambah menjadi Rp 50,48 triliun yang berlaku efektif per 13 Februari 2025. Seiring dengan selesainya implementasi Inpres Nomor 1 Tahun 2025, anggaran kementerian/lembaga (K/L) sebagian berangsur-angsur dikembalikan.

